Kompas TV klik360 sinau

Tampak Berubah-ubah, Sebenarnya Apa Warna Asli Bulan?

Rabu, 24 November 2021 | 20:31 WIB

KOMPAS.TV - Bulan adalah satu-satunya satelit alami bumi dan merupakan satelit terbesar kelima dalam tata surya. Warna benda langit yang bisa dilihat dari bumi ini tampak berubah-ubah.

Jika dilihat pada siang hari, warna bulan akan terlihat redup dan putih dikelilingi oleh langit biru. Bulan akan tampak berwarna kuning cerah jika sudah malam. Namun jika difoto dari ruang angkasa, bulan nampak berwarna abu-abu.

Sebenarnya apa warna asli dari bulan?

Baca Juga: Rembulan Merah di Langit Amerika Utara, Gerhana Bulan Merah Parsial Terlama dalam Sejarah

Menurut Badan Antariksa Nasional Amerika Serikat (NASA), bulan memiliki warna asli abu-abu seperti yang terlihat di banyak foto.

Warna abu-abu berasal dari permukaan bulan yang sebagian besar mengandung oksigen, silikon, magnesium, besi, kalsium, dan aluminium. Permukaan bulan terbuat dari batuan vulkanik yang dominan oleh variasi kandungan besi dan titanium, dan batuan inilah yang memberi bulan warna aslinya.

Dilansir dari Universe Today, saat melihat bulan dari bumi, sebagian atmosfer akan menghalangi pandangan sehingga memengaruhi bagaimana warna bulan akan terlihat oleh mata.

Baca Juga: Komunitas Astronomi Edukasi Warga Soal Gerhana Bulan

Selain itu, bulan tampak bersinar karena memantulkan cahaya dari matahari. Meski hanya sekitar 3 hingga 12% dari sinar matahari yang mengenainya akan dipantulkan langit di sekitar bulan yang relatif gelap membuat bulan tampak sebagai benda langit yang terang.

Semakin tinggi di langit, Bulan akan semakin tertutup oleh atmosfer. Hal ini menyebabkan warna Bulan berubah menjadi lebih kuning seperti yang terjadi pada Matahari saat ia terbit di langit.

Sementara pada siang hari, bulan harus bersaing dengan sinar matahari yang juga sedang dihamburkan oleh atmosfer, sehingga tampak berwarna putih.

(*)

Grafis: Joshua Victor

Penulis : Gempita Surya

Sumber : diolah dari berbagai sumber



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
20:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19