Kompas TV nasional peristiwa

Wapres soal Desakan Pembubaran MUI: Sangat Tidak Rasional

Selasa, 23 November 2021 | 18:59 WIB
wapres-soal-desakan-pembubaran-mui-sangat-tidak-rasional
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin menyebut tuntutan pembubaran MUI tidak rasional. (Sumber: FB Anggoro)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Presiden (Wapres) KH Ma'ruf Amin menanggapi terkait tuntutan pembubaran Majelis Ulama Indonesia (MUI) lantaran ditangkapnya salah satu pengurus yang diduga terlibat tindak pidana terorisme. 

Menurut Ma'ruf yang juga Ketua Dewan Pertimbangan MUI Pusat, tuntutan tersebut tidak rasional.

“Akhir-akhir ini banyak atau ada sekelompok yang menginginkan supaya MUI dibubarkan. Seperti banyak jawaban yang diberikan oleh para tokoh masyarakat, tuntutan itu memang sangat tidak rasional. Saya sependapat dengan pendapat para tokoh itu,” kata Ma'ruf dalam keterangan persnya, Selasa (23/11/2021). 

Dia kemudian memaparkan terkait wujud nyata MUI dalam pemberantasan terorisme di Indonesia. 

Salah satunya yakni, MUI, kata Ma'ruf, telah sejak lama membuat fatwa bahwa tindak terorisme ialah perbuatan haram dan bukan termasuk jihad.

"Fatwa inilah kemudian yang dijadikan sebagai rujukan, referensi dari berbagai upaya penanggulangan dan pemberantasan terorisme," jelasnya. 

Selain itu, Wapres menyebut MUI juga menginisiasi dibentuknya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

"Tidak hanya membuat fatwa, tapi juga membuat lembaga yang menanggulanginya, namanya Tim Penanggulangan Terorisme (TPT), yang ketuanya juga saya sendiri. Saya sendiri yang mengetuai itu,” ungkapnya. 

Baca Juga: Wakil Ketua MPR: Polemik Pembubaran MUI Harus Segera Dihentikan!

“Ketika itu, penanggulangan terorisme negara masih dalam bentuk desk terorisme di Menkopolhukam. TPT ini bersama dengan desk terorisme itu terus melakukan upaya-upaya sosialisasi dalam rangka menangkal terorisme, menangkal radikalisme," jelasnya.

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19