Kompas TV nasional peristiwa

FULL! Arteria Dahlan Jelaskan Kronologi Wanita Ngaku Anak Jenderal TNI Maki Ibunya

Selasa, 23 November 2021 | 10:15 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDI-P, Arteria Dahlan, menjelaskan kronologi lengkap peristiwa diduga wanita yang mengaku anak jenderal TNI memaki ibunya.

Hal itu dijelaskan oleh Arteria dalam program Kompas Petang yang tayang pada Senin (22/11/2021).

Kala itu, staf Arteria tengah menurunkan barang-barang dari bagasi pesawat. Hal itu diduga menjadi penghambat jalan bagi seorang wanita yang mengaku anak Jenderal Bintang Tiga.

Baca Juga: Fakta Baru Anak Jenderal TNI yang Maki Ibu Arteria Dahlan, Ngaku Kenal Ketum dan Dijemput Mobil TNI

"Itu posisinya pintu pesawat juga masih tertutup. Jadi kalau mungkin beliau menganggap kami menghambat jalan beliau yah saya kurang paham," kata Arteria kepada host Frisca Clarissa dalam program Kompas Petang, Senin (22/11/2021).

"Karena kami kan ekonomi, depannya tuh bisnis. Orang-orang yang di bisnis pun juga happy-happy saja waktu itu,"

Arteria menyebut kejadian tersebut bahkan berlanjut hingga tempat pengambilan bagasi.

"Nah kebetulan pas di jalan kita sampaikan ternyata istrinya begitu bicaranya panjang sekali dari mulai turun bus, lorong itu sampai ke ambil bagasi. Macam-macam yang disampaikan termasuk bicara soal bintang tiga," lanjut Arteria.

Sebelumnya, beredar video viral seorang wanita yang mengaku anak Jenderal Bintang Tiga beradu mulut dengan Ibu Arteria Dahlan di Bandara Soekarno Hatta. Ibu Arteria Dahlan dianggap menghalangi jalan oleh wanita tersebut. Keributan itu juga berlanjut hingga ke tempat pengambilan bagasi.

"'Bintang tiga, lu nggak tahu siapa gua. Kasih tahu dia'. Ujung-ujungnya dia nyebut jenderal bintang tiga. Kan saya bukan siapa-siapa," ujar Arteria Dahlan menirukan wanita tersebut.

Penulis : Desy Hartini

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


KOMPAS SPORT

Susunan Pemain Liverpool vs Brentford

Minggu, 16 Januari 2022 | 21:21 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
22:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19