Kompas TV klik360 sinau

Mengenal Vaksin Covovax Produksi India yang Kantongi Izin BPOM

Selasa, 23 November 2021 | 18:00 WIB

KOMPAS.TV - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covovax pada Kamis (18/11/2021).

Vaksin Covovax merupakan vaksin Covid-19 ke-11 yang resmi dapat digunakan di Indonesia sejak Januari 2021.

Indonesia menjadi negara pertama yang memberikan izin penggunaan darurat pada vaksin baru Covid-19 buatan Novavax Inc, perusahaan dari Amerika Serikat.

Vaksin yang akan dikirim ke Indonesia diproduksi oleh Serum Institute Of India (SII), dengan merek Covovax. Pada tahap awal, Indonesia memperoleh alokasi sekitar 20 juta vaksin Covovax.

Vaksin Covovax produksi India menggunakan teknologi vaksin nanopartikel protein rekombinan dan diperuntukkan bagi orang dewasa berusia 18 tahun ke atas yang diberikan dua kali dosis dengan interval pemberian 21 hari.

Baca Juga: Jokowi Disebut Setujui Vaksin Nusantara untuk Booster

Vaksin ini dapat disimpan dalam suhu 2 hingga 8 derajat Celsius, dimana hal ini akan memudahkan proses penyimpanan dan distribusinya di negara kepulauan seperti Indonesia.

Covovax memenuhi persyaratan evaluasi dari WHO, dan dinilai aman berdasarkan data uji pre-klinik dan uji klinik di Australia, Amerika Serikat, Meksiko, Inggris, dan Afrika Selatan.

Dengan status imun negatif (seronegatif), efikasi vaksin Covovax pada usia 18 tahun ke atas berkisar antara 89,7-90,4 persen pada semua kasus Covid-19 dengan berbagai tingkat keparahan.

Pada kasus dengan tingkat keparahan sedang-berat efikasinya sekitar 86,9-100 persen, sementara pada lansia berkisar 88 persen.

Kejadian efek samping (KIPI) yang dilaporkan dari uji klinik Vaksin Covovax umumnya bersifat ringan hingga sedang, meliputi:

- Nyeri lokal (23,9-32 persen)
- Sakit saat disentuh (9,9-11,4 persen)
- Sakit kepala (15,5-19,9 persen)
- Kelelahan/fatigue (8,7-17,9 persen)
- Nyeri otot/myalgia (8,5-15,5 persen)
- Demam (3,5-14,4 persen)

(*)

Grafis: Agus Eko

Penulis : Gempita Surya

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
04:29
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19