Kompas TV olahraga kompas sport

Pascahujan Deras, Penonton WSBK Mandalika Keluhkan Akses Jalan Menuju Tribune

Minggu, 21 November 2021 | 12:00 WIB
pascahujan-deras-penonton-wsbk-mandalika-keluhkan-akses-jalan-menuju-tribune
Sejumlah penonton World Superbike di Sirkuit Mandalika, Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluhkan akses menuju tribune yang jauh, becek, dan berlumpur. (Sumber: Kompas.id/Ismail Zakaria)

PRAYA, KOMPAS.TV - Sejumlah penonton World Superbike di Sirkuit Mandalika, Kuta, Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluhkan akses menuju tribune yang jauh, becek, dan berlumpur.

Salah satunya disampaikan oleh Edi Prayanto (40) asal Mataram. Ia menilai akses yang terasa kurang maksimal tidak sesuai dengan harga tiket yang sudah dikeluarkannya.

”Jadi, rasanya tidak sesuai dengan harga tiket yang saya keluarkan,” kata Edi seperti dilansir dari kompas.id, Minggu (21/11/2021).

Menurut dia, seharusnya setelah hujan atau sebelum penonton masuk area tribune, jalur yang becek atau tergenang sudah dibersihkan terlebih dulu sehingga tidak ada masalah.

Selain Edi, keluhan juga disampaikan Agung Raka Purnama (40) asal Ubud, Bali.

Agung mengeluhkan soal akses naik dan turun tribune yang tidak melalui satu titik.

Menurutnya, penonton tetap harus berjalan kaki ke ujung tribune lain untuk naik.

Bahkan, akan lebih berat dan jauh lagi bagi penonton yang duduk di seksi tribune enam atau tujuh karena harus berjalan kaki lebih jauh. Agung berharap akses tribune lebih fleksibel.

Baca Juga: Apa yang Dilakukan Para Pebalap Saat Race Pertama WSBK Mandalika Ditunda?

”Seharusnya lebih fleksibel dalam kondisi seperti ini. Tidak harus berjalan kaki jauh lagi untuk naik tribune dengan jalur becek,” jelas Agung Raka.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Purwanto

Sumber : Kompas TV/Kompas.id



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
12:01
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19