Kompas TV nasional hukum

Polisi Tutup Aliran Dana Para Mafia Tanah yang Tipu Nirina Zubir

Jumat, 19 November 2021 | 18:33 WIB
polisi-tutup-aliran-dana-para-mafia-tanah-yang-tipu-nirina-zubir
Tiga tersangka mafia tanah yang menipu artis peran Nirina Zubir dihadirkan saat konferensi pers di Polda Metro Jaya, Kamis (18/11/2021). (Sumber: KOMPAS.com/ Tria Sutrisna)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Ditreskrimum Polda Metro Jaya memblokir sejumlah rekening bank milik para pelaku mafia tanah yang menipu artis Nirina Zubir.

Kasubdit Harda Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Petrus Silalahi mengatakan, pemblokiran ini sebagai pencegahan tersangka menghilangkan barang bukti, serta menutup aliran dana yang akan dilakukan para tersangka dengan pihak lain.

Selain memblokir, Ditreskrimum juga menelusuri aliran dana dari para tersangka untuk mendalami kemungkinan ada pihak lain yang berperan.

Baca Juga: Polisi Tetapkan 5 Tersangka Mafia Tanah Nirina Zubir

"Kita melangkah juga ke yang lainnya. Saat ini kami masih melakukan analisa dan pengembangan," ujar Petrus, Jumat (19/11/2021).

Ada tiga rekening bank yang diblokir yakni milik Riri Khasmita mantan asisten rumah tangga (ART) keluarga Nirina Zubir, rekening suami Riri bernama Edrianto, serta seorang notaris bernama Farida.

Petrus menambahkan, rekening para tersangka kasus mafia tanah dengan korban penipuan artis Nirina Zubir berjumlah lima rekening bank. Namun, pihaknya masih melakukan penelusuran terkait aliran dana yang diduga milik para tersangka.

"Masih kita pelajari lebih lanjut, yang ditahan sudah kita proses (blokir rekening)," ujar Petrus Silalahi.

Baca Juga: Mantan ART dan Notaris Gelapkan Surat Tanah, Nirina Zubir Rugi Rp 17 Miliar!

Sebelumnya, Polda Metro Jaya telah menetapkan lima orang tersangka dalam kasus mafia tanah yang menimpa keluarga Nirina Zubir.

Penulis : Johannes Mangihot | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:53
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19