Kompas TV regional peristiwa

Istri Polisi Laporkan Suami ke Mabes Polri karena Selingkuh 16 Kali, Harta Habis hingga Gadai SK PNS

Kamis, 18 November 2021 | 23:03 WIB
istri-polisi-laporkan-suami-ke-mabes-polri-karena-selingkuh-16-kali-harta-habis-hingga-gadai-sk-pns
Ilustrasi polisi. (Sumber: Tribunnews.com)

MEDAN, KOMPAS.TV - Masleini Harahap, istri dari seorang polisi melaporkan suaminya yang bertugas di Polres Sibolga berinisial Aiptu ARL ke Mabes Polri dan Polda Sumatera Utara (Sumut) lewat aduan masyarakat.

Wanita berusia 47 tahun itu melaporkan Aiptu ARL karena sudah tidak tahan lagi dengan sikap sang suami yang kerap berselingkuh.

Baca Juga: Kapolri Listyo Sigit: Saya Pastikan Masuk Polisi Tidak Ada yang Bayar

Masleini menyebut, suaminya terakhir berselingkuh dengan seorang janda beranak dua. Bahkan, suaminya Aiptu ARL disebut telah menikah siri.

Masleini mengaku telah melaporkan kasus dugaan perselingkuhan yang dilakukan suaminya dengan seorang janda anak dua itu sejak bulan lalu atau Oktober 2021.

Namun, bukti laporan dengan Nomor: STTLP/185/X/2021/SPKT tanggal 4 Oktober 2021 itu hingga kini disebutnya tidak berjalan.

"Kasus ini sudah kami laporkan namun hingga kini tidak jalan. Suami saya bertugas di Polres Sibolga berinisial Aiptu ARL," kata Masleini dikutip dari Tribun Medan pada Kamis (18/11/2021).

Baca Juga: Viral Foto Nani Wanita Pengirim Sate Beracun Pakai Daster di Penjara, Berawal Unggahan Istri Polisi

Masleini mengungkapkan, suaminya berselingkuh bukan kali ini saja. Dalam hitungannya, Masleini menyebut suaminya sudah berseljngkuh sebanyak 16 kali.

"Suami saya berselingkuh bukan kali pertama. Kalau saya total sudah 16 kali ia berselingkuh," ucap Masleini.

"Kami pernah menggerebek dia (Aiptu ARL) dengan selingkuhannya sedang makan di satu tempat."

Sambil berderai air mata, Masleini mengaku kehidupannya berubah setelah sang suami berselingkuh bahkan hingga menikah siri dengan seorang janda.

Baca Juga: Polisi: Penegakan Hukum terhadap Ahmad Zain Bukan Berfokus pada Profesi ataupun Institusi

Masleini menyebut harta bendanya berupa mobil hingga kapal tangkap ikan habis setelah suaminya berselingkuh hingga menikah siri.

"Semua habis, mulai dari mobil ditarik showroom, kapal tangkap ikan empat unit terjual," ucap Masleini Harahap.

Tak cukup sampai di situ, kata Masleini, bahkan harta benda lainnya berupa tanah dan emas juga habis dijual.

Karena harta bendanya habis, sampai-sampai Masleini harus bolak-balik menggadaikan surat keputusan (SKL) pengangkatannya sebagai PNS kepada pihak lain.

Baca Juga: Gawat! Data Anggota Polri Beserta Keluarganya Diretas Hacker Brasil, Bareskrim Turun Tangan

Dia menyebut uang dari hasil menggadai SK PNS miliknya sudah habis. Saat ini, ia hanya tinggal mencicil utang-utangnya saja.

"Bolak-balik digadaikan SK PNS saya. Kalau saya hitung ada tiga kali. Sekarang habis semua tinggal membayari utang saja," ucap Masleini.

Selain diselingkuhi, Masleini mengaku juga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) oleh suaminya sendiri.

"Saya juga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), tapi saat itu saya tidak ada surat visum (saat melaporkan suami)," ujarnya.

Baca Juga: Bantah Selingkuh, Jonathan Frizzy Ungkap Rumah Tangganya Tak Harmonis Sejak 5 Tahun Lalu

Karena sudah tak tahan dan Aiptu ARL menikah lagi, Masleini akhirnya memberanikan diri melaporkan sang suami ke Mabes Polri dan Polda Sumut.

"Jadi saat ini kami melaporkan soal ia nikah lagi, videonya juga ada saat ia nikah, tapi laporan kami juga tidak jalan," ucapnya.

Sementara itu, Kasubbag Humas Polres Sibolga Iptu R Sormin mengatakan bahwa laporan Masleini tersebut atas dugaan perselingkuhan sedang dalam proses.

"Masih dalam proses," kata Sormin saat dikonfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp.

Baca Juga: Operasi Zebra 2021: Polisi Lebih Milih Sita SIM daripada STNK, Ini Penjelasan Lengkapnya

 

Penulis : Tito Dirhantoro | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Tribun Medan



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
23:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19