Kompas TV regional peristiwa

Cuma Karena Marahi Suami, Istri Terancam DIpenjara Selama 1 Tahun

Kamis, 18 November 2021 | 02:25 WIB

KARAWANG, KOMPAS.TV - Seorang istri di Karawang, Jawa Barat dituntut 1 tahun penjara karena memarahi suaminya yang gemar mabuk-mabukan.

Seusai tuntutan jaksa yang digelar di Pengadilan Negeri Karawang 11 November 2021 lalu, kondisi terdakwa Valencia diketahui tertekan.

Atas tuntutan ini, kuasa hukum Valencia akan menyiapkan pembelaan atau Pleidoi.

Menurut kuasa hukumnya, tuntutan  yang disampaikan jaksa penuntut umum dinilai tidak manusiaswi.

Sidang lanjutan akan digelar Kamis (18/11/2021) besok dengan agenda  pledoi atau pembelaan.

Sebelumnya, Valencia  dituntut karena dianggap telah melakukan KDRT secara verbal kepada suaminya.

Kasus ini kini mendapat perhatian dari kejaksaan agung.

Sebelumnya, Valencia ibu 2 anak  di Karawang, Jawa Barat dituntut 1 tahun penjara karena memarahi suaminya yang pulang dalam keadaan mabuk.

Sebagai buntut tuntutan hukum ini, 9 jaksa dari Kejaksaan Negeri Karawang dan Kejaksaan Tinggi Jawa Barat diperiksa oleh Kejaksaan Agung.

Sementara, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum mengeluarkan Surat Perintah Eksaminasi Khusus terhadap penanganan perkara dengan terdakwa Valencia.

Baca Juga: Kejagung Periksa Jaksa yang Beri Tuntutan Penjara pada Kasus Istri Marahi Suami Pemabuk

Penulis : Shinta Milenia

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
10:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19