Kompas TV regional berita daerah

Gempar! Bupati Banyumas Takut dan Tak Mau Di-OTT KPK

Rabu, 17 November 2021 | 12:13 WIB

BANYUMAS, KOMPAS.TV - Viralnya video Bupati Banyumas Achmad Husein yang menyatakan bahwa jika Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan melakukan operasi tangkap tangan (OTT), sebaiknya memberi tahu dulu, ditanggapi santai oleh Ahmad Husein. 

Pernyataan yang menjadi viral tersebut disampaikan oleh Achmad Husein dalam rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi di Gedung Gradhika Bhakti Praja Kota Semarang, Kamis lalu (11/11/2021).

Pernyataan tersebut kemudian viral di media sosial. Hampir semua warganet berkomentar miring terhadap pernyataan Achmad Husein yang dua periode menjabat Bupati Banyumas.

Atas viralnya pernyataan tersebut, Achmad Husein memberi klarifikasi dan menyebut jika video yang beredar tidak lengkap dan tidak sesuai dengan apa yang ia maksud.

"Itu resiko, ambil hikmahnya saja, kan seluruh Indonesia jadi mengenal Banyumas," kata Ahmad Husein santai.  

Namun Ahmad Husein mengklarifikasi berita yang viral, yang dia maksud bukanlah pejabat yang sudah masuk radar OTT KPK. Yang ia maksudkan adalah KPK harus mengedepankan pencegahannya.

Dampak dari viralnya video tersebut, sosok Bupati Banyumas Achmad Husein saat ini tengah mendapat sorotan publik. 

Baca Juga: Pernyataan Bupati Banyumas Soal OTT Viral, KPK: Jika Tak Langgar Aturan, Jangan Takut

Penulis : KompasTV Jateng

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19