Kompas TV nasional peristiwa

Oknum Polisi Medan Diamuk Warga Terlibat Dugaan Pemerasan, Kapolda Sumut: Terancam Pidana!

Sabtu, 13 November 2021 | 18:05 WIB

MEDAN, KOMPAS.TV - Bripka KPS, Oknum polisi yang nyaris diamuk warga di Jalan Doktor Mansyur Medan kini terancam akan dipidana.

Oknum polisi yang bertugas di Polsek Deli Tua tersebut terancam pidana karena adanya dugaan pemerasan yang dilakukan yang berujung pada kemarahan warga.

Dalam rekaman video yang diambil warga Bripka KPS ditangkap saat diduga baru saja melakukan pemerasan terhadap seorang wanita pengendara sepeda motor yang dituding melakukan pelanggaran.

Warga yang curiga dengan aksi Bripka KPS kemudian ramai – ramai bertindak karena sempat mengira jika Bripka KPS merupakan polisi gadungan.

Bripka KPS bahkan nyaris diamuk warga namun beruntung petugas Polsek Sunggal Datang untuk menyelamatkannya.

Baca Juga: Polisi Medan yang Diamuk Massa Memang Berencana Minta Uang, Kapolda Minta Maaf

Setelah diketahui jika Bripka KPS merupakan polisi sungguhan, Bripka KPS pun kemudian digelandang ke Polrestabes Medan guna proses pemeriksaan lanjutan.

Adanya dugaan pelanggaran yang dilakukan Bripka KPS memaksanya untuk sementara harus ditempatkan di tempat khusus di Propam Polrestabes Medan.

Bahkan, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak menyebut Bripka KPS terancam akan dihukum pidana karena dugaan pemerasan yang dilakukan dengan modus mencari kesalahan masyarakat.

Irjen Pol Panca Putra menegaskan pihaknya tidak akan ragu untuk memberikan tindakan tegas bagi setiap bawahannya yang melakukan pelanggaran terlebih pelanggaran yang sangat merugikan masyarakat

Video Editor: Laurensius Galih

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:27
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19