Kompas TV internasional kompas dunia

Pemerintah Afrika Selatan Selidiki Kematian Ratusan Anjing Laut di pesisir Cape Town

Rabu, 10 November 2021 | 05:55 WIB
pemerintah-afrika-selatan-selidiki-kematian-ratusan-anjing-laut-di-pesisir-cape-town
Pemerintah Afrika Selatan menyelidiki kematian ratusan anjing laut di sepanjang pantai barat dekat Cape Town dan malnutrisi diduga menjadi salah penyebabnya. (Sumber: Kompas.tv/Ant)

CAPE TOWN, KOMPAS.TV - Pemerintah Afrika Selatan menyelidiki kematian ratusan anjing laut di sepanjang pantai barat dekat Cape Town dan malnutrisi diduga menjadi salah penyebabnya.

Fotografer Reuters, seperti dilansir Antara, Selasa (9/11/2021) melihat banyak bangkai anjing laut di pantai-pantai Cape Town dan di sepanjang garis pantai utara kota itu pekan lalu. Beberapa ekor anjing laut yang mati tampak mengapung di air.

James-Brent Styan, juru bicara departemen lingkungan provinsi Western Cape, mengatakan kematian anjing laut biasanya hal yang normal, namun tak pernah sebanyak sekarang.

"Tidak seperti yang sekarang kami alami, itulah kenapa kami begitu khawatir," kata dia.

"Salah satu teori awal adalah mereka mungkin kekurangan gizi, banyak bangkai anjing laut ukurannya kecil, tapi itu hanya sebuah teori."

Baca Juga: Serupa Tapi Tak Sama, Apa Perbedaan Singa Laut dan Anjing Laut?

Pemerintah Afrika Selatan menyelidiki kematian ratusan anjing laut di sepanjang pantai barat dekat Cape Town dan malnutrisi diduga menjadi salah penyebabnya. (Sumber: Channel News Asia)

Pemerintah setempat mengatakan pekan mereka telah mengubur hampir 200 bangkai anjing laut.

Styan mengatakan pejabat berharap mendapatkan lebih banyak informasi setelah ada laporan dari dinas kedokteran hewan negara bagian.

Para ahli meyakini wabah flu burung yang menjangkiti burung-burung laut di Western Cape bukan penyebab kematian massal anjing laut tersebut.

Penulis : Edwin Shri Bimo | Editor : Gading Persada

Sumber : Antara



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Sosialisasi Vaksinasi Anak

Rabu, 26 Januari 2022 | 21:22 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
21:39
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19