Kompas TV kolom budiman tanuredjo

Buktikan "Potong Kepala", Kapolri Copot 7 Perwira Bermasalah

Sabtu, 6 November 2021 | 09:05 WIB

Pekan lalu, Kapolri Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo bersuara keras.

Mantan ajudan Presiden Jokowi itu mengingatkan kepada jajaran Kepolisian untuk terus berbenah, pemimpin harus jadi teladan.

Mengutip pepatah lama, Kapolri Jenderal Listyo mengatakan, ikan itu membusuk mulai dari kepalanya.

Jenderal Sigit pun memperingatkan akan memotong kepala atau pimpinan jika tidak bisa memperbaiki anak buahnya.

Pesan itu disampaikan 27 Oktober 2021. Pesan Jenderal Sigit itu bukan basa-basi, tapi benar-benar dilaksanakan.

Tanggal 31 Oktober 2021, Kapolri mengeluarkan telegram yang salah satu isinya adalah mencopot tujuh perwira menengah Polri. Ada media yang menyebutnya Sembilan.

Kabar itu baru diberitakan media pada 3 November 2021, langkah itu bagus. Minimal, pernyataan Kapolri itu dilaksanakan secara lugas dan tegas. Pesannya jelas, agar ada efek jera.

Mengutip harian Kompas, melalui telegram, Kapolri mencopot tujuh jabatan perwira menengah Polri.

Mereka adalah;

1. Kapolres Nunukan Kombes Syaiful Anwar yang menendang anggota dan videonya viral.

2. Kapolres Nganjuk Kombes Jimmy Tanna,

3. Kapolres Luwu Utara AKBP Irwan Sumuddin,

4. Kapolres Tebing Tinggi AKBP Agus Sugiarso, yang istrinya viral memamerkan segepok uang,

5. Kapolres Pasaman AKBP Dedi Nur Andriansyah,

6. Kapolres Labuhan Batu AKBP Denny Kiurniawan dan,

7. Direktur Polairud Polda Sulawesi Barat Kombes Fransiscus Tarigan.

Mereka kini ditempatkan sebagai perwira menengah di Mabes Polri.

Langkah ketegasan itu dibutuhkan untuk menimbulkan efek jera. Komunikasi harus pula dibuat lugas, tak perlu ada penghalusan seperti ungkapan yang selama ini sering didengar.

Ini mutasi biasa, jika dicopot karena tindakan atau kegagalan membina anak buahnya yaitu perlu dikatakan secara terang agar publik dan anggota polisi tahu agar ada pembelajaran di sana.

Penulis : Aryo bimo

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:05
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19