Kompas TV internasional kompas dunia

Tekan Angka Perokok, Inggris akan Sahkan Rokok Elektrik untuk Keperluan Medis

Rabu, 3 November 2021 | 20:50 WIB
tekan-angka-perokok-inggris-akan-sahkan-rokok-elektrik-untuk-keperluan-medis
Ilustrasi rokok elektrik. (Sumber: CDC via Unsplash)

Penulis : Ikhsan Abdul Hakim | Editor : Iman Firdaus

LONDON, KOMPAS.TV - Inggris Raya berencana melegalkan rokok elektrik sebagai obat berhenti merokok. Rokok elektrik diyakini kurang berbahaya dibanding tembakau dan dapat membantu orang berhenti merokok.

Hal ini dimungkinkan usai Badan Regulasi Obat dan Kesehatan (MHRA) Inggris Raya memperbarui pedoman. Pedoman yang diperbarui memungkinkan rokok elektrik diresepkan bagi orang yang ingin berhenti merokok tembakau.

Apabila disahkan, Inggris Raya akan menjadi negara pertama yang mengesahkan rokok elektrik untuk keperluan medis.

Langkah MHRA ini pun disambut baik oleh kalangan medis dan aktivis kesehatan. “Saya yakin (pengesahan) ini akan menjadi titik balik,” kata eks menteri kesehatan yang pernah mengajukan adopsi rokok elektrik untuk keperluan medis pada 2018, Sir Norman Lamb dikutip The Guardian.

Menurut Sir Norman Lamb, penggunaan rokok elektrik dapat memberi “manfaat signifikan” untuk menekan angka perokok tembakau.

Baca Juga: Peredaran Rokok Ilegal Menurun Setelah Razia Digelar 3 Bulan

Sementara itu, Profesor Linda Bauld, ilmuwan kesehatan masyarakat dari Universitas Edinburgh menyambut langkah MHRA sebagai “kabar baik”.

“Para perokok khawatir akan keamanan dan ada mispersepsi tentang risiko relatif rokok elektrik dibanding tembakau. Bagi sebagian lain, biaya juga jadi halangan,” kata Bauld.

“Memiliki alat yang dapat dirsepkan (untuk keperluan medis) dapat meyakinkan para perokok tentang risiko relatifnya dan juga membantu mereka yang kurang mampu untuk mendapatkan rokok elektrik,” imbuhnya.

Meskipun digadang-gadang bisa digunakan untuk keperluan medis, rokok elektrik tidak sepenuhnya aman. Badan Kesehatan (NHS) Inggris Raya menyebut rokok elektrik juga memuat sejumlah bahan kimia yang berpotensi berbahaya sebagaimana rokok tembakau.


Sumber : The Guardian

REKOMENDASI UNTUK ANDA

Powered by



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:20
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19