Kompas TV nasional peristiwa

Berlaku Hari Ini, Hasil Tes Antigen Bisa Digunakan untuk Naik Pesawat

Rabu, 3 November 2021 | 07:38 WIB
berlaku-hari-ini-hasil-tes-antigen-bisa-digunakan-untuk-naik-pesawat
Penumpang pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali. Pemerintah kini membolehkan penumpang pesawat menggunakan hasil RT Antigen sebagai syarat perjalanan domestik bagi yang sudah divaksin 2 kali (2/11/2021). (Sumber: Angkasa Pura I)

Penulis : Danang Suryo | Editor : Gading Persada

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mulai hari ini, Rabu 3 November 2021, naik pesawat bisa menggunakan hasil tes antigen atau PCR sebagai syarat penerbangan.

Keputusan ini ditentukan oleh pemerintah melalui SE Kemenhub Nomor 96 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri Dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19.

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati mengatakan aturan diperbolehkan menggunakan tes antigen untuk syarat penerbangan berlaku bagi penumpang dengan vaksin dosis kedua, berlaku mulai hari ini. 

Baca Juga: Ini Alasan Pemerintah Tetap Wajibkan Tes PCR Calon Penumpang Pesawat yang Belum Vaksin Lengkap

"Khusus untuk transportasi udara (aturan terbaru) berlaku mulai 3 November 2021 pukul 00.00 WIB," jelasnya dikutip dari Kompas.com.

Sementara untuk penumpang yang baru mendapatkan vaksinasi dosis pertama, wajib menunjukkan hasil negatif Covid-19 melalui tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan.

Baca Juga: Komisi IX DPR: Kalau Antigen Diakui, Kenapa Harus Wajibkan Orang Pakai PCR?

Untuk diketahui aturan ini berlaku bagi penerbangan domestik antar bandara di Jawa-Bali dan luar wilayah Jawa-Bali.

Demikian juga aturan ini berlaku untuk penerbangan dari luar wilayah Jawa-Bali ke bandara di Jawa-Bali, maupun sebaliknya.

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:28
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19