Kompas TV nasional hukum

Jaksa Agung RI Pertimbangkan Terapkan Tuntutan Mati bagi Koruptor

Kamis, 28 Oktober 2021 | 20:04 WIB
jaksa-agung-ri-pertimbangkan-terapkan-tuntutan-mati-bagi-koruptor
Jaksa Agung Republik Indonesia Dr. Burhanuddin (Sumber: Dok. Kejaksaan Agung)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Jaksa Agung RI St Burhanuddin mengkaji kemungkinan penerapan tuntutan hukuman mati bagi koruptor. Hal ini sehubungan dengan mengemukanya sejumlah kasus korupsi Jiwasraya dan Asabri yang berdampak pada masyarakat dan para prajurit.

Keinginan Jaksa Agung Burhanuddin itu disampaikan dalam kegiatan briefing kepada Kepala Kejaksaan Tinggi, Wakajati, Kajari dan Kacabjari di Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah.

Menurut Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak Jaksa Agung ingin memberikan keadilan kepada korban korupsi Jiwasraya dan Asabri.

Baca Juga: Lagi, Kejagung Sita Tanah Tersangka Asabri di Kepri

“Oleh karena itu, Bapak Jaksa Agung sedang mengkaji kemungkinan penerapan hukuman mati guna memberikan rasa keadilan dalam penuntutan perkara dimaksud,” kata Leonard, Kamis (28/10/2021).

Menurut Leonard, Jaksa Agung Burhanuddin prihatin dengan kasus Jiwasrya yang merugikan negara hingga Rp16,8 tirliun serta kasus Asabri dengan kerugian negara Rp22,78 triliun.

Jaksa Agung menganggap kasus tersebut sangat berdampak luas pada masyarakat dan para prajurit serta keluarganya.

Baca Juga: Kasus Korupsi Jiwasraya Inkrah, Benny Tjokro Resmi Jadi Warga Baru Lapas Cipinang

“Perkara Jiwasraya menyangkut hak-hak orang banyak dan hak-hak pegawai dalam jaminan sosial, demikian pula perkara korupsi di Asabri terkait dengan hak-hak seluruh prajurit,” ujar Leonard.

Diungkapkan Leonard, para prajurit dan keluarganya menaruh harapan besar kepada dana untuk masa pensiun hari tua yang ternyata disalahgunakan tersebut.

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:52
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19