Kompas TV video sinau

Kenapa Anak Muda Betah Nongkrong di Cafe?

Kamis, 28 Oktober 2021 | 18:32 WIB

Penulis : Sunbhio Pratama

KOMPAS.TV-Beberapa dari kita, mungkin sangat menyukai kopi, dan tak bisa melewatkan hari tanpa minum segelas kopi, sebagai penambah semangat. Datang ke Café menikmati  kopi lalu pulang. Namun bagi anak muda, kebiasaan minum kopi tidak hanya dipandang sebagai selingan, bahkan bisa menjadi  seperti sebuah rutinitas.

Hal ini jadi peluang untuk orang yang ingin memulai bisnis, coffee shop menjamur di mana-mana, bahkan di pelosok desa. Fenomena ini ada, gara-gara anak muda gemar nongkrong.

Karena generasi muda jaman sekarang, sangat menjunjung tinggi work life balance. Mereka mengejar solidaritas, dan kebahagiaan bersama. Daripada bergelimang harta.

Kalau dulu lebih dikenal dengan warkop atau warung kopi. Kini coffee shop lebih merajalela dengan kemasan yang modern dan lekat pengaruh budaya barat.

tapi bukan cuma itu alasannya, berikut rangkumannya dari berbagai sumber:

1.Mengusir Rasa Bosan

Warkop terlalu tradisional, restoran terlalu formal, cuma café yang cocok untuk  nongkrong anak milenial.

2.Nongkrong Demi Eksis

Asalkan bisa ikut tren, dan bisa diakui sebagai orang yang  up to date mereka akan terus nongkrong di café  baru dan terkenal.

3.Ada Promo dari Sosial Media

Siapa yang tak suka promo? apalagi bisa dapat menu nikmat dan tempat yang bagus dengan harga yang murah.

4.Menu yang Lengkap

menu yang komplit, membuat betah sampai berjam-jam. sambil bekerja atau belajar.

apalagi menu lengkap dari breakfast dan lunch yang cukup mengenyangkan. 

Baca Juga: Pesan Jokowi dalam Peringatan Sumpah Pemuda: Pemuda Bisa Menjadi Pemimpin di Era Digital

https://www.kompas.tv/article/226338/pesan-jokowi-dalam-peringatan-sumpah-pemuda-pemuda-bisa-menjadi-pemimpin-di-era-digital 

Grafis: Agus Eko Apriyanto

Sumber : diolah dari berbagai sumber


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
02:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19