Kompas TV regional peristiwa

Mulai Proses Penyidikan, Polresta Solo Pastikan Usut Kasus Kematian Mahasiswa UNS Secara Transparan

Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:46 WIB
mulai-proses-penyidikan-polresta-solo-pastikan-usut-kasus-kematian-mahasiswa-uns-secara-transparan
Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjutak (kanan) menyerahkan SPDP dan SP2HP kepada Sunardi (kiri), orang tua Gilang Endi Saputra (23), mahasiswa UNS yang tewas ketika mengikuti Diklatsar Menwa. Penyerahan SPDP dan SP2DP itu dilakukan di kediaman keluarga Gilang di Desa Dayu, Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (28/10/2021). (Sumber: Kompastv/Ant)

SOLO, KOMPAS.TV - Polresta Solo akan segera memulai menyidik kasus kematian mahasiswa UNS, Gilang Endi Saputra (23), setelah mengikuti kegiatan Diklat Menwa.

Informasi tersebut diketahui setelah surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dan surat pemberitahuan perkembangan hasil penyelidikan (SP2HP) diserahkan kepada keluarga Gilang.

Kepala Polresta Solo Komisaris Besar Ade Safri Simanjutak memastikan, pengusutan kasus kematian mahasiswa semester tiga D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja UNS tersebut akan dilakukan secara transparan.

Melalui SPDP dan SP2DP itu, kepada keluarha korban, Ade hendak menyampaikan bahwa terdapat dugaan kekerasan yang dialami mendiang Gilang.

Baca Juga: Polresta Surakarta Telah Periksa 26 Saksi Terkait Kasus Kematian Mahasiswa UNS Saat Diklat Menwa

Hingag saat ini, tim penyidik pun terus bekerja efektif untuk mengungkap kasus ini, mulai dari meminta keterangan para saksi hingga mengumpulkan barang bukti.

"Status penyelidikan ditingkatkan jadi penyidikan sejak Senin (25/10/2021)," kata Ade seperti dikutip dari Antara, Kamis (28/10/2021).

Adapun, terkait dugaan adanya kekerasan, Ade menjelaskan bahwa pihaknya akan secepat mungkin menggelar perkara guna menetapkan tersangka, setelah hasil autopsi keluar.

Sementara itu, ayah korban, Sunardi, berharap kasus yang merenggut nyawa anaknya itu bisa segera terungkap dengan transparan, jujur, dan lancar.

Sunardi juga mengutarakan, semoga kejadian yang menimpa anaknya tersebut menjadi yang terakhir dan tak akan terulang kembali ke depannya.

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Purwanto

Sumber : Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
16:48
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19