Kompas TV olahraga kompas sport

Pelatih PSS Sleman Sebut Kekalahan Timnya karena Ada Tekanan dari Luar

Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:16 WIB
pelatih-pss-sleman-sebut-kekalahan-timnya-karena-ada-tekanan-dari-luar
Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic memberikan instruksi kepada sejumlah pemainnya saat uji lapangan jelang laga kedua Grup C Piala Menpora 2021, Sabtu (27/3/2021). PSS akan menghadapi Persela Lamongan di stadion yang sama Minggu (28/3/2021) sore. (Sumber: ligaindonesiabaru.com)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Pelatih PSS Sleman Dejan Antonic, menilai tekanan dari luar mempengaruhi penampilan timnya di Liga 1 2021.

PSS Sleman kembali harus menelan hasil minor hingga pekan kesembilan Liga 1 2021.

Dari lima pertandingan skuat Super Elja, mereka harus menerima tiga kali kekalahan, satu imbang, dan satu kemenangan.

Baca Juga: Fakta Menarik antara Wander Luiz, Persib Bandung, dan PSS Sleman

Hasil ini membuat mereka masih belum aman dari zona degradasi dan berada di posisi 15 klasemen sementara.

Setelah hasil buruk yang mereka dapatkan, suporter PSS Sleman melakukan protes atas performa tim, tapi hingga pertandingan terakhir, evaluasi yang dilakukan tim masih belum maksimal.

Kembali mendapatkan kekalahan, pelatih PSS Sleman, Dejan Antonic, menjelaskan jika tekanan yang diberikan kepada timnya berpengaruh kepada pemain.

Tapi, dia berpesan kepada pemain agar tetap bermain dengan profesional di lapangan.

"Benar kami punya beban-beban besar dari semua situasi di dalam atau di luar, anak-anak punya beban besar," tuturnya dikutip dari BolaSport, Kamis (28/10).

"Tapi ini hidup kami, kami sebagai profesional harus perbaiki itu yang bisa. Yang tidak bisa itu tergantung individu orangnya," ujarnya.

Penulis : Kiki Luqman | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:58
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19