Kompas TV bisnis ekonomi dan bisnis

Produsen Tolak Wacana Rumusan Harga Jual Batubara untuk Industri oleh Pemerintah

Kamis, 28 Oktober 2021 | 11:58 WIB
produsen-tolak-wacana-rumusan-harga-jual-batubara-untuk-industri-oleh-pemerintah
Pemuatan batubara ke tongkang di Pelabuhan PT Tunas Inti Abadi di Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Rabu (26/9/2018). Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, batubara tersebut juga diekspor ke India, China, Thailand, Filipina, dan Vietnam. (Sumber: Kompas.id/Heru Sri Kumoro)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Produsen batubara meminta pemerintah untuk mengkaji kembali wacana penetapan harga khusus batubara untuk kebutuhan dalam negeri, khususnya sektor industri.

Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI) Hendra Sinadia mengatakan, wacana harga jual khusus batubara untuk industri perlu dikaji kembali dengan mempertimbangkan potensi berkurangnya penerimaan negara.

Sebab, menurutnya, berkah dari lonjakan harga komoditas batubara yang terjadi saat ini bersifat sementara.

Selain itu, pada dasarnya, harga DMO (domestic market oblogation)  batubara itu subsidi untuk energi sehingga pemerintah perlu mempertimbangkan lagi apakah sudah tepat jika ada subsidi DMO kepada industri setelah sebelumnya ada harga DMO untuk pembangkit listrik.

“Industri semen, misalnya, mengeluarkan harga semen yang dipengaruhi oleh permintaan dan suplai,” ujar Hendra, dilansir dari Kompas.id pada Kamis (28/10/2021).

DMO merupakan kewajiban memasok batubara untuk pasar dalam negeri dengan harga khusus yang ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Penetapan Harga Batu Bara untuk Sektor Industri Tengah Digodok

Lebih rinci, Hendra menilai, dalam praktiknya, industri semen dapat menggunakan batubara dengan rentang kualitas yang bervariasi, bahkan batubara yang ditolak oleh pembangkit listrik.

Misalnya, batubara dengan kadar debu tinggi, batubara dengan sifat pelelehan abu (ash fusion) tinggi atau rendah, dan mengandung sulfur tinggi.

Ada pula industri semen yang menggunakan produk sampingan penyulingan minyak mentah yang juga kerap dipakai sebagai insinerasi.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Fadhilah

Sumber : Kompas TV/Kompas.id



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:09
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19