Kompas TV regional berita daerah

Kota Seribu Sungai Hanya Tagline ? Ini Pandangan Sejarawan Tentang Kondisi Sungai Banjarmasin

Kamis, 28 Oktober 2021 | 04:30 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS.TV - Keberadaan sungai dari waktu ke waktu terus mengalami perubahan, sungai yang merupakan jati diri Kota Banjarmasin disadari mengalami penyusutan.

Jika mengacu data terakhir di Tahun 2019 dari Pemerintah, jumlah Sungai di Banjarmasin hanya sebanyak 172 Sungai, dari total jumlah sungai yang ada tersebut diketahui belum keseluruhan diberikan nama, jumlah tersebut membuktikan bahwa Banjarmasin bukanlah daerah yang berjuluk Kota Seribu Sungai.

Baca Juga: Irigasi Dikeringkan, Pembudidaya Ikan Merugi Akibat Ribuan Ton Ikan Mati Kekurangan Air

Penamaan Banjarmasin sebagai Kota Seribu Sungai diakui Mansyur yang merupakan sejarawan banjar asal Universitas Lambung  Mangkurat menilai hanya sekadar  tagline belaka.

Sebab penyebutan itu hanya disematkan oleh masyarakat zaman dahulu, mengingat banyaknya sungai tanpa adanya data statistik resmi yang  dikeluarkan langsung oleh Pemerintah.

Meski demikian, permasalahan sosial di masyarakat memang menjadi pemicu berkurangnya jumlah Sungai di Banjarmasin, contohnya saja masih ditemukannya rumah-rumah yang sengaja dibangun di badan sungai, sehingga wajar saja jika Sungai di Banjarmasin perlahan-lahan mengalami penyempitan.

Kondisi tersebut juga membuat budaya masyarakat yang dulu kental dengan aktivitas sungai sebagai jalur perdagangan seperti menjual sayur ataupun buah-buahan dari rumah ke rumah tak lagi mudah ditemukan, mengingat banyaknya sungai yang mati karena adanya bangunan di badan sungai.

Baca Juga: Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2021 Memikat Perhatian Wisatawan Mancanegara

Selain itu, persoalan sampah juga seakan menjadi budaya sebagian masyarakat yang masih membuang langsung ke sungai.

Pemerintah Kota Banjarmasin berupaya menggalakkan normalisasi sungai ataupun pengerukan untuk menghidupkan kembali sungai-sungai yang sudah mati.

Penulis : KompasTV Banjarmasin

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:07
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19