Kompas TV internasional kompas dunia

Perahu Migran Tenggelam, Tiga Anak dan Satu Perempuan Dewasa Tewas

Rabu, 27 Oktober 2021 | 05:55 WIB
perahu-migran-tenggelam-tiga-anak-dan-satu-perempuan-dewasa-tewas
Para migran turun dari kapal penjaga pantai setelah operasi penyelamatan di Pulau Chios, Yunani, Selasa, 26 Oktober 2021. Sedikitnya empat orang tewas dalam kapal yang tenggelam di perairan Yunani. (Sumber: Pantelis Fykaris/Politischios.gr via AP)

ATHENA, KOMPAS.TV - Tiga anak perempuan dan satu orang perempuan dewasa tewas setelah perahu kecil yang mereka tumpangi tenggelam di dekat Pulau Chios, Yunani, Selasa (26/10/2021). Perahu tersebut mengangkut para imigran dari pantai Turki.

Dalam berita sebelumnya, diberitakan keempat korban tewas merupakan anak-anak. Namun kini penjaga pantai mengkonfirmasi, bahwa korban jiwa anak-anak berjumlah tiga orang. 

Penjaga pantai juga mengatakan, 22 orang lainnya berhasil diselamatkan, yang terdiri dari 14 pria, tujuh perempuan dan seorang anak. Sedikitnya satu orang masih dikabarkan hilang.

“Sejumlah besar penumpang berada di kapal. Fakta banyaknya penumpang di sebuah kapal kecil dan dikombinasikan dengan kondisi cuaca buruk, telah menyebabkan lantai kapal terlepas,” kata penjaga pantai seperti dikutip dari The Associated Press.

Baca Juga: Hari Terakhir Pencarian 31 Korban Kapal Tenggelam di Perairan Kalbar, Puluhan Penyelam Dikerahkan

Penjaga pantai juga menyatakan bahwa tidak ada penumpang yang mengenakan jaket pelampung.

Dalam sebuah tweet, Menteri Migrasi Yunani Notis Mitarachi mengatakan anak-anak yang meninggal berusia antara 3 hingga 14 tahun. Dia awalnya melaporkan bahwa semua penumpang yang meninggal adalah anak di bawah umur.

Menteri Yunani menuduh pemerintah Turki gagal mematuhi perjanjian tahun 2016 dengan Uni Eropa untuk mencegah pencari suaka berangkat ke wilayah Uni Eropa (UE) dari Turki.

“Pihak berwenang Turki harus berbuat lebih banyak untuk mencegah eksploitasi oleh geng kriminal di sumbernya. Perjalanan ini seharusnya tidak pernah dibiarkan terjadi,” tulis Mitarachi.

Turki, yang menampung sekitar 4 juta pengungsi, membantah bahwa UE lambat memenuhi janji dukungan keuangan.

Penulis : Tussie Ayu | Editor : Gading Persada

Sumber : Associated Press



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19