Kompas TV regional peristiwa

Pemkab Aceh Jaya akan Terapkan Sistem Pembelajaran Baru, Pisahkan Siswa yang Belum Vaksin Covid-19

Selasa, 26 Oktober 2021 | 20:48 WIB
pemkab-aceh-jaya-akan-terapkan-sistem-pembelajaran-baru-pisahkan-siswa-yang-belum-vaksin-covid-19
Ilustrasi: Siswa sekolah di Kabupaten Aceh Jaya akan menerapkan sistem penugasan atau pemisahan siswa antara yang sudah dan belum mendapatkan suntikan vaksin Covid-19. (Sumber: Kompastv/Ant)

BANDA ACEH, KOMPAS.TV - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Jaya akan mulai memberlakukan sistem penugasan atau pemisahan siswa yang sudah dan belum melakukan vaksinasi Covid-19.

Melansir ANTARA, keputusan ini dibuat berdasarkan hasil rapat lintas instansi di Aceh Jaya, meliputi Polres Aceh Jaya, Kacabdin Pendidikan Aceh Jaya, Dinas Pendidikan Aceh Jaya, para Forum Geusyik dan juga dinas Dayah.

“Kita akan memberlakukan sistem penugasan yang artinya siswa yang sudah divaksin akan dipisah belajar dengan mereka yang belum divaksin,” kata Kepala kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya Samsul Bahri, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga: Pemerintah Sudah Habiskan Rp28, 2 triliun untuk Beli Vaksin Covid 19

Samsul juga menjelaskan bahwa siswa yang belum mendapat vaksin Covid-19 akan tetap belajar di sekolah.

Hal itu sama haknya dengan siswa yang telah mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19.

Bahkan, kata Samsul, siswa yang dipisahkan akan tetap diampu oleh dewan guru di sekolah yang sudah di vaksinasi.

Menurutnya, saat ini aturan tersebut baru akan diedarkan kepada sekolah-sekolah di Kabupaten Aceh Jaya.

“Surat sudah kita kirimkan ke sekolah-sekolah untuk pemberlakuan sistem tersebut,” jelas Samsul.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Jaya, Abdul Jabar mengatakan aturan tersebut akan diterapkan khususnya pada siswa tingkat SMP.

Penulis : Nurul Fitriana | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV/Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:19
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19