Kompas TV nasional peristiwa

Penyebab Tabrakan LRT Jabodebek, PT INKA: Kereta Melaju Terlalu Cepat Saat Pindah Jalur

Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:35 WIB

KOMPAS.TV - Pasca bertabrakan, dua rangkaian kereta layang rel terpadu LRT Jabodebek belum dipindahkan dari lintasan Stasiun Harjamukti, Stasiun Ciracas, Jakarta Timur.

Hingga Selasa (26/10) siang kondisi dua rangkaian kereta LRT hanya ditutupi terpal.

Sebelum rangkaian dipindahkan, Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan menginvestigasi dua rangkaian kereta LRT untuk mengetahui penyebab kecelakaan.

Dugaan sementara kecelakaan kereta LRT saat tahap uji coba disebabkan oleh kelalaian masinis.

PT INKA baru bisa memindahkan kedua rangkaian kereta LRT untuk menjalani perbaikan di Madiun setelah proses investigasi selesai dilakukan.

Tabrakan kertea layang rel terpadu LRT terjadi di jalur layang Munjul Jakarta Timur pada Senin (25/10) siang.

Peristiwa ini menjadi sorota karena LRT masih dalam tahap pengujian sebelum resmi beroperasi pada Agustus tahun 2022, PT INKA yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan uji coba LRT ini buka suara.

Baca Juga: Puan Soroti Tabrakan LRT Jabodetabek Saat Uji Coba: Pemerintah Harus Pulihkan Kepercayaan Publik

PT INKA menjelaskan, tabrakan terjadi akibat salah satu rangkaian kereta melaju terlalu cepat saat hendak langsir atau pindah jalur.

Karena masinis tak dapat mengendalikan kecepatan laju LRT tabrakan dua LRT pun terjadi.

PT INKA masih menunggu investigasi KNKT sebelum rangkaian LRT yang terlibat kecelakaan akan dibawa ke Madiun untuk perbaikan.

Tapi tentunya kecelakaan yang terjadi kemarin membuat masyarakat mempertanyakan aspek keamanan dari LRT yang rencananya akan beroperasi secara otomatis tanpa masinis di tahun 2022.

Penulis : Natasha Ancely

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19