Kompas TV nasional peristiwa

Polisi Sita Rp 20,4 Miliar Uang dari 23 Aplikasi Pinjol Ilegal Berkedok Koperasi Simpan Pinjam

Selasa, 26 Oktober 2021 | 05:38 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Bareskrim Polri menyita uang sebanyak Rp 20 miliar lebih terkait kasus pinjaman online ilegal.

Uang puluhan miliar rupiah itu diduga sebagai dana transaksi pinjam-meminjam.

Mabes Polri mengungkap kasus 23 aplikasi pinjaman online ilegal yang berkedok koperasi simpan pinjam.

Salah satu korbannya bahkan dilaporkan bunuh diri karena derasnya ancaman tagihan pinjaman online.  

Tiga orang pelaku terkait pinjaman online ini telah ditangkap dengan inisial JS, DN, dan SR.

Dalam pengungkapan kasus pinjol ilegal, uang sejumlah Rp 20 miliar dan dokumen pendirian koperasi simpan pinjam disita dari koperasi yang bernama Koperasi Solusi Andalan Bersama.

Uang senilai Rp 20,4 miliar yang  disita diduga merupakan hasil kejahatan.

Baca Juga: Polisi Gerebek Kos-kosan Debt Collector Pinjol, Laptop untuk Teror Nasabah Disita

Mabes Polri mengatakan pinjaman online ilegal berkedok Koperasi Simpan Pinjam Solusi Andalan Bersama menaungi beberapa anak perusahaan pinjol ilegal lainnya.

Satu di antaranya adalah Fulus Mujur. Aplikasi inilah yang digunakan oleh seorang ibu di Wonogiri yang bunuh diri lantaran tidak mampu membayar utang.

Kepolisian Daerah Jawa Timur menetapkan tiga tersangka dari dua kantor pinjaman online ilegal di Surabaya.

Dari hasil penangkapan, petugas Polda Jatim menyita puluhan telepon seluler dan kartu telepon serta belasan laptop.

Masing-masing tersangka menurut polisi mengaku berperan sebagai penagih. Modus operandi yang dilakukan ketiga tersangka yakni mengirim pesan kepada nasabah dengan menggunakan kalimat ancaman.

Penulis : Reny Mardika

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:06
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19