Kompas TV nasional update

Soal Pelita akan Gantikan Garuda, Stafsus Menteri BUMN: Itu Nantilah Ya

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:42 WIB
soal-pelita-akan-gantikan-garuda-stafsus-menteri-bumn-itu-nantilah-ya
Stafsus Menteri BUMN belum mau menjelaskan tentang opsi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang diisukan akan diganti oleh PT Pelita Air Service (PAS). (Sumber: BNPB)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Staf Khusus (Stafsus) Menteri BUMN Arya Sinulingga belum mau menjelaskan tentang opsi PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang diisukan akan diganti oleh PT Pelita Air Service (PAS) sebagai maskapai berjadwal nasional.

Menurut Arya, saat ini pemerintah memprioritaskan untuk sebisa mungkin menyelamatkan Garuda Indonesia, melalui negosiasi dengan para lessor atau perusahaan penyewaan pesawat.

"Soal opsi mengenai Pelita itu nanti lah ya, yang utama sebenarnya adalah kita sekarang berusaha, terus berjuang untuk bisa bernegosiasi dengan para lessor, pihak-pihak yang memiliki piutang dengan Garuda, itu yang utama," ungkapnya kepada wartawan, Senin (25/10/2021).

Penyelamatan Garuda Indonesia menurutnya hanya bisa dilakukan dengan cara negosiasi ke pihak para lessor.

Baca Juga: Garuda Indonesia Dinilai Penuh Konspirasi, Bayang-bayang Dipailitkan di Depan Mata

Dia berharap proses negosiasi yang saat ini sedang berlangsung bisa berhasil. Sehingga maskapai flag carrier ini bisa beroperasi seterusnya.

Adapun Garuda Indonesia diketahui memiliki kerja sama dengan 36 lessor.

Mengenai opsi lain, yakni penyuntikan dana untuk Garuda Indonesia melalui penyertaan modal negara (PMN), dia menyebut bahwa pemerintah berupaya untuk tidak dengan mudah menyuntikan modal ke BUMN yang bermasalah.

Terlebih maskapai pelat merah ini membutuhkan dana yang sangat besar. Pada Juni 2021 lalu saja, Garuda Indonesia tercatat sempat memiliki utang 4,9 miliar dolar AS atau setara Rp70 triliun.

Angka itu naik sekitar Rp1 triliun setiap bulan karena terus menunda pembayaran kepada pemasok.

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas.com



BERITA LAINNYA


Berita Daerah

Banjir di Sejumlah Titik Mulai Surut

Jumat, 26 November 2021 | 16:17 WIB
Berita Daerah

Guru Honorer Penjual Perkutut #shorts

Jumat, 26 November 2021 | 16:08 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19