Kompas TV klik360 sinau

Simak! Cara Dapatkan Kode QR PeduliLindungi untuk Tempat Umum

Rabu, 27 Oktober 2021 | 09:11 WIB

KOMPAS.TV – Untuk menekan penyebaran Covid-19 dan mempermudah proses tracing, sejumlah area dan tempat umum perlu memasang kode QR PeduliLindungi.

Kode QR ini nantinya akan discan atau dipindai oleh masyarakat sebelum mengakses lokasi tersebut.

Kode QR PeduliLindungi bisa didapatkan secara online oleh pemilik gedung, perusahaan, pelaku usaha, atau pengelola area publik.

Hal ini dimaksudkan agar kapasitas orang yang berkunjung ke tempat tersebut bisa diatur dengan mudah oleh penyedia lokasi.

Lalu, bagaimana cara dapatkan QR Code PeduliLindungi untuk tempat umum?

Sebelumnya, kode ini bisa didapatkan mengajukan permohonan melalui e-mail di registrasi.qrpl@kemkes.go.id.

Baca Juga: Catat, Ini Cara Mudah Daftar Vaksinasi Covid-19 Melalui PeduliLindungi

Namun, melansir unggahan Instagram @kemenkes_ri kini pemilik lokasi bisa membuat kode QR PeduliLindungi melalui laman DTO Kemenkes. Berikut langkah-langkahnya:

1. Kunjungi situs web https://cmsreg.dto.kemkes.go.id untuk membuat akun.

2. Lakukan pendaftaran pengguna atau tempat umum yang akan dibuatkan kodenya.

3. Isi data-data yang diperlukan secara lengkap, lalu klik “Submit”.

4. Tunggu sampai akun yang terdaftar diverifikasi oleh Kemenkes. Proses ini biasanya memakan waktu 1 sampai 2 hari.

5. Setelah pendaftaran diverifikasi, buat password untuk melakukan proses aktivasi akun.

6. Gunakan password tersebut untuk login ke https://cms.pedulilindungi.id.

7. Masukkan detail informasi tempat atau lokasi yang ingin dibuat kode QR-nya.

8. Unduh dan cetak kode QR yang sudah diterbitkan agar bisa ditempelkan di pintu masuk untuk proses check-in pengunjung.

Baca Juga: Catat Aturan Baru! PeduliLindungi Kini Wajib Digunakan untuk Setiap Perjalanan

(*)

Grafis: Agus Eko

Penulis : Gempita Surya

Sumber : Kompas TV/Kemenkes RI



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:46
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19