Kompas TV regional berita daerah

Polisi Gerebek Rumah Industri Pupuk Oplosan

Senin, 25 Oktober 2021 | 13:57 WIB

LAMPUNG, KOMPAS.TV ­– Satuan dari Polsek Natar menggerebek rumah industri pupuk oplosan di kawasan Candi Mas, Natar, Lampung Selatan, Selasa (19/10/2021) lalu.

Dari pengungkapan ini, sebanyak 175 karung pupuk oplosan berbagai merek dengan berat ratusan kilogram siap edar, serta sejumlah bahan alat produksi lainnya diamankan petugas.

Baca Juga: Polisi Gerebek Tempat Pembuatan Surat Antigen Palsu

Menurut hasil pemeriksaan yang disampaikan oleh AKBP Edwin selaku Kapolres Lampung Selatan. Kegiatan pengoplosan pupuk ini sudah berjalan sekitar 4 bulan dan diedarkan dengan harga 185 ribu rupiah per karung di wilayah Provinsi Lampung.

“Pengoplosan pupuk ini dilakukan di rumah bukan di pabrik. Namun, dari bentuk kerjanya memang seperti pabrik karena ada sejumlah pengolahan yang dilakukan,” terangnya.

Sementara, menurut penuturan tersangka berinisial SU, per karungnya ia dan ketiga rekannya dapat mengantongi untung sebesar 12 ribu rupiah.

“Kalau untung tidak banyak, hanya 12 ribu rupiah per sak. Baru ini produksinya,” ujar SU.

Baca Juga: Polisi Gerebek Rumah Industri Minuman Keras Oplosan

Hingga saat ini, polisi masih melakukan pengembangan dan pencarian atas dugaan adanya peran pelaku lain dalam industri pupuk oplosan ini.

Atas kasus tersebut, tersangka dijerat dengan Pasal  122 Junto Pasal 73 dan Pasal 121 Junto Pasal 65 UU RI Nomor 22 Tahun 2019 tentang Sistem Budidaya Pertanian Berkelanjutan.

#pupukoplosan #kriminal #polreslampungselatan

Penulis : Kompastv Lampung

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:31
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19