Kompas TV entertainment selebriti

Ikut Geram, Hotman Paris Minta Penyiksaan Anjing Canon di Aceh Diusut Tuntas

Senin, 25 Oktober 2021 | 05:30 WIB
ikut-geram-hotman-paris-minta-penyiksaan-anjing-canon-di-aceh-diusut-tuntas
Hotman Paris Hutapea turut mengecam tindakan Satpol PP terhadap anjing di Aceh bernama Canon. (Sumber: Instagram)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Video viral yang menayangkan perbuatan Satpol PP terhadap anjing bernama Canon di Aceh, menuai sejumlah kecaman dari berbagai pihak, termasuk pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

Dalam video itu terlihat Satpol PP berusaha memasukkan anjing itu ke dalam keranjang. Pemilik juga menyebut Canon mati karena kehabisan nafas.

Hotman Paris mengatakan dalam unggahan Instagramnya, Minggu (24/10/2021) bahwa perbuatan tersebut melanggar hukum pidana.

"Beredar video viral, di mana beberapa oknum aparat menyiksa anjing dengan cara yang sangat kejam," ujar Hotman Paris melalui akun @hotmanparisofficial.

Baca Juga: Anjing Canon Mati Usai Ditangkap Satpol PP, Pemilik Tuntut Keadilan, Oh Tuhan...

Pengacara tersebut juga mempertanyakan identitas oknum aparat yang melakukan penyiksaan terhadap anjing Canon.

"Belum jelas instansi mana, aparat mana yang melakukan penyiksaan tersebut, yang jelas oknum aparatnya berdinas. Ada yang mengatakan kejadian tersebut di Aceh, Singkil, belum tahu kebenarannya," ucapnya.

Turut mengecam tindakan tersebut, Hotman Paris meminta Kapolda Aceh untuk mengusut tuntas kejadian itu.

Terlebih, Hotman mengatakan bahwa menyiksa binatang termasuk pelanggaran pidana.

"Mohon kepada Bapak Kapolda Aceh dan Kapolres Aceh Singkil untuk mengusut kejadian tersebut, karena di KUH Pidana pun jelas diatur penyiksaan binatang adalah tindak pidana," ungkap Hotman.

Penulis : Dian Nita | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:23
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19