Kompas TV regional viral

Tangkap Anjing hingga Ada yang Mati, Satpol PP Aceh Singkil Berdalih Tak Lakukan Penyiksaan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 21:18 WIB
tangkap-anjing-hingga-ada-yang-mati-satpol-pp-aceh-singkil-berdalih-tak-lakukan-penyiksaan
Tangkapan layar rekaman Satpol PP Aceh Singkil menangkap seekor anjing di sekitar tempat wisata di Pulau Banyak. Anjing itu belakangan diketahui mati. (Sumber: Instagram/rosayeoh)

ACEH SINGKIL, KOMPAS.TV - Aksi penangkapan anjing di sebuah resor yang terletak di Pulau Panjang, Desa Pulau Baguk, Kecamatan Pulau Banyak, Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, kini tengah disorot oleh para pengguna media sosial Tanah Air.

Pasalnya, akibat penangkapan itu, salah satu anjing yang bernama Canon diketahui mati setelah dibawa ke Singkil.

Dalam video yang beredar di media sosial, tampak yang menjadi pelaku penangkapan anjing tersebut adalah Satpol PP Aceh Singkil.

Mendapati instansinya mendapat banyak kecaman dari publik, Kepala Satpol PP dan Wilayatul Hisbah (WH) Kabupaten Aceh Singkil Ahmad Yani pun buka suara.

Baca Juga: Anjing Canon Mati Usai Ditangkap Satpol PP, Pemilik Tuntut Keadilan, Oh Tuhan...

Satpol PP Aceh Singkil Berdalih Tak Lakukan Penyiksaan

Melansir Tribunnews Aceh, Minggu (24/10/2021), Ahmad menegaskan pihaknya tidak melakukan penyiksaan atau pemukulan terhadap anjing-anjing yang mereka tangkap.

"Tidak ada (anjing yang) disiksa, baik saat proses evakuasi maupun setelah naik boat dari Pulau Banyak ke Singkil," ujar Ahmad.

Bahkan, saat perjalanan menuju Singkil, anjing-anjing tersebut tetap dibiarkan minum dan makan meski dalam pengawasan terbatas.

Kepala Bidang Ketentraman dan Ketertiban Hubungan Antar Lembaga Dinas Satpol PP dan WH Aceh Singkil Abdullah Z menambahkan, proses evakuasi yang menggunakan keranjang pun bukan pihaknya yang melakukan.

Baca Juga: Tim Animal Defenders akan Laporkan Satpol PP Aceh Akibat Penangkapan Anjing hingga Mati

Penulis : Aryo Sumbogo | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Serambinews.com



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
06:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19