Kompas TV nasional sapa indonesia

Cegah Perilaku 'Bullying' Pada Anak, Kolaborasi Orang Tua dan Sekolah Diperlukan

Minggu, 24 Oktober 2021 | 11:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Penganiayaan siswa SD oleh teman sekolahnya di Musi Rawas, Sumatera Selatan, mengejutkan publik.

Pasalnya, kekerasan ini dilakukan oleh anak yang masih berusia dini. 

Akibatnya pun tak main-main, korban lumpuh total dan hingga kini masih harus dirawat intensif di rumah sakit.

Lalu berkaca dari kasus ini, bagaimana mencegah anak bermental kriminal?

Kompas TV membahasnya bersama dua narasumber, Psikolog Anak dan Remaja, Novita Tandry, dan Sosiolog Kriminalitas dari Universitas Gajah Mada, Suprapto.

Penganiayaan siswa SD oleh teman sekolahnya di Musi Rawas, Sumatera Selatan, membuat publik terkejut.

Bagaimana kekerasan dilakukan oleh anak yang masih berusia dini.

Akibatnya pun tak main-main, korban hingga kini masih harus dirawat intensif di rumah sakit. 

Tak hanya itu, korban juga mengalami kelumpuhan total di bagian tubuh dan kaki akibat cidera serius di bagian tulang leher.

Meski tindakan penganiayaan dilakukan anak-anak, polisi tetap menyelusuri kasus ini.

Polisi menyebut, telah meminta keterangan dari sejumlah saksi, termasuk terduga pelaku, sesuai prosedur pemeriksaan terhadap anak-anak.

Sementara itu, Komisi Perlindungan Anak Indonesia, KPAI, menyatakan selain proses hukum, pendampingan psikologi juga semestinya diberikan baik kepada terduga pelaku maupun keluarga korban.

Hal ini penting karena kasus kekerasan dilakukan oleh anak-anak yang masih berusia dini. 

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
13:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19