Kompas TV regional viral

Tim Animal Defenders akan Laporkan Satpol PP Aceh Akibat Penangkapan Anjing hingga Mati

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 23:09 WIB
tim-animal-defenders-akan-laporkan-satpol-pp-aceh-akibat-penangkapan-anjing-hingga-mati
Tangkapan layar rekaman video viral di mana Satpol PP Aceh Singkil terlihat menangkap seekor anjing di sekitar tempat wisata di Pulau Banyak. Anjing itu belakangan diketahui mati. (Sumber: Instagram/rosayeoh)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Organisasi Animal Defenders akan melaporkan Satpol PP Kabupaten Aceh Singkil, Provinsi Aceh, terkait penangkapan anjing yang viral di media sosial. Anjing peliharaan bernama Canon itu belakangan mati saat ditangkap.

Kasus itu pertama kali terungkap dari keterangan dari seorang warganet bernama Rosa Yeoh yang merupakan majikan anjing itu.

Ia menuturkan anjing itu biasa bersahabat dengan manusia di pantai Pulau Banyak, Aceh Singkil. Akan tetapi, Satpol PP datang menangkap anjing itu karena ada aturan larangan memelihara anjing di sekitar tempat wisata halal.

Satpol PP menangkap Canon dan satu anjing lain, lalu menempatkannya di dalam keranjang serta terpal. Mereka lalu membawa kedua anjing itu ke Aceh Singkil dengan kapal.

Baca Juga: Aksi Heroik Anjing Polisi, Tangkap Penjahat Meski Disabet Golok 20 Kali

“Kita sudah bilang kita akan jemput Canon dan Coco untuk dibawa ke Medan, kita cuma minta beberapa hari. Kenapa mesti dibawa secara paksa saat kita enggak ada di sana?” ujar Rosa dalam keterangan tertulis di media sosial.

Dalam perjalanan, ternyata Canon mati. Pemilik anjing itu pun meminta tanggung jawab dari pihak Satpol PP.

Pihak Animal Defenders pun menghubungi Rosa. Akan tetapi, Rosa mengatakan masih belum memutuskan akan melapor ke polisi.

“Kami melalui kawan-kawan di @animalloversbersatu mencoba membuka komunikasi dengan owner, namun owner menyatakan butuh waktu untuk berpikir jernih sebelum menentukan langkah selanjutnya,” ujar Ketua Animal Defenders Doni Herdaru dalam keterangan tertulis.

Meski begitu, Doni menyebut timnya akan tetap melaporkan Satpol PP Aceh Singkil karena melakukan penyiksaan hewan.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:26
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19