Kompas TV nasional hukum

PPATK: Ada Hubungan Antara Pinjol Resmi dan Ilegal

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 21:42 WIB
ppatk-ada-hubungan-antara-pinjol-resmi-dan-ilegal
Kepala PPATK, Dian Ediana Rae, menyebut ada hubungan antara pinjaman online (pinjol) ilegal dan pinjol resmi. (Sumber: Tangkapan layar Kompas TV)

JAKARTA, KOMPAS. TV – Pengamatan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan bahwa ada hubungan antara pinjaman online (pinjol) ilegal dan pinjol resmi.

Penjelasan itu disampaikan oleh Kepala Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Dian Ediana Rae, dalam Sapa Indonesia Malam Kompas TV, Sabtu (23/10/2021).

“Harus kita akui, berdasarkan pengamatan kita dan pengamatan teman-teman Bareskrim memang kenyataannya ini ada hubungan pinjol yang resmi dengan tidak resmi ini.”

Dia juga menyebut dasar hukum yang mengatur tentang pinjaman online (pinjol) tidak terlalu kuat dan perlu adanya penguatan undang-undang.

Baca Juga: Pakar Hukum Pidana Sebut Banyak Aturan Bisa Jerat Pinjol Ilegal

Penguatan dalam undang-undang tersebut, kata Dian, harus memastikan dua hal. Salah satunya adalah proteksi terhadap masyarakat.

“Harus ada penguatan dalam undang-undang, yang memastikan dua hal, memastikan bahwa sistem yang mendukungnya memang berjalan dengan baik, dan yang kedua adalah memproteksi masyarakat,” jelasnya.

Customer protection atau perlindungan konsumen menjadi isu besar untuk kita di Indonesia.

Dia mencontohkan, di Amerika Serikat berlaku aturan ketentuan pembatasan tingkat suku bunga. Sehingga orang tidak bisa seenaknya menetapkan besaran bunga.

“Tidak sembarangan orang bisa menetapkan bunga seperti yang dilakukan oleh pinjol ini, bisa kena hukum. Ini harus diadopsi oleh sistem kita.”

Penulis : Kurniawan Eka Mulyana | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:24
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19