Kompas TV nasional peristiwa

DPR Minta Polri Tak "Hangat-hangat Tahi Ayam" Saat Tindak Pinjol Ilegal

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:26 WIB
dpr-minta-polri-tak-hangat-hangat-tahi-ayam-saat-tindak-pinjol-ilegal
Arsul Sani Wakil Ketua Umum PPP yang juga Anggota Komisi III DPR RI. Pihak DPR RI meminta kepada Polri untuk terus serius menindak sepak terjang pinjol ilegal. (Sumber: Tribunnews.com)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Dalam sepekan terakhir, Kepolisian RI (Polri) terus menerus mengungkap kasus pinjaman online (pinjol) ilegal. Menurut data terakhir, sudah 45 orang ditetapkan sebagai tersangka.

Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI pun mengapresiasi langkah yang dilakukan Polri dan berharap, tindakan kepolisian ini dapat berlanjut terus menerus.

Anggota Komisi III DPR Arsul Sani menyebut demi meliundungi masyarakat maka perlu gerakan yang kontinuitas dalam menindak pinjol ilegal.

“Jadi kita berharap jajaraDPR n Polri tentu kemudian tidak seperti istilah 'hangat-hangat tahi ayam',” kata Arsul Sani, Sabtu (23/10/2021).

Baca Juga: Gerebek Kantor Pinjol Ilegal di Surabaya, Polisi Amankan 13 Orang Karyawan

Selanjutnya, menurut Arsul, polisi harus melakukan monitoring dan pengawasan soal keberadaan pinjol ilegal.

Untuk itu, polisi bisa menggandeng Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maupun Satgas Waspada Investasi.

“Bahkan tidak tertutup kemungkinan dengan berbagai elemen masyarakat sipil kita dukung apa yang dilakukan oleh Polri secara bersama-sama,” paparnya.

Baca Juga: Sebar Konten Pornografi untuk Intimidasi Korban, Pinjol Ilegal Bisa Dijerat UU ITE

Arsul Sani berharap proses hukum yang sedang dan telah dilakukan kepolisian terus berlanjut hingga menimbulkan efek jera.

Penulis : Vidi Batlolone | Editor : Gading Persada

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Advertorial

Jiwa Pahlawan Berselimut Pengabdian

Rabu, 8 Desember 2021 | 11:34 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
11:44
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19