Kompas TV olahraga kompas sport

Tanggapan Rossi dan Marquez soal Perubahan Aturan FIM

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:36 WIB
tanggapan-rossi-dan-marquez-soal-perubahan-aturan-fim
Marc Marquez dan Valentino Rossi. (Sumber: BolaSport)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - Pembalap Petronas Yamaha SRT, Valentino Rossi, mengomentari keputusan Dorna Sports dan FIM soal batasan usia bagi pembalap muda untuk berkarier di kejuaraan dunia.

FIM sebagai badan yang menangani dunia balap motor membuat keputusan mengenai batas usia minimal pembalap berkarier di kelas Moto2 dan Moto3.

Salah satu perubahan mencolok adalah peningkatan batas usia minimal dari 16 ke usia 18 untuk berkarier di Moto2 dan Moto3.

Selain itu, FIM dan Dorna Sports juga sepakat untuk mengurangi kontestan yang akan bersaing di ajang balap junior.

Keputusan tersebut dibuat oleh FIM sebagai upaya untuk meningkatkan keselamatan para pembalap.

Dasar pembuatan keputusan itu dikarenakan tragedi kematian tiga pembalap muda di tahun 2021 yang kemudian memaksa FIM membuat regulasi baru yang mengatur keselamatan pembalap.

Setelah muncul pengumuman tersebut, Valentino Rossi diminta mengomentari regulasi baru yang mengatur keselamatan pembalap.

Menurut Rossi, permasalahan dasar yang perlu diatasi untuk mengatur keselamatan pembalap adalah etiket ketimbang usia.

"Pasti ini akan lebih baik untuk keselamatan, tetapi saya tidak tahu apakah itu akan memperbaiki semua masalah," ucap Rossi, dikutip BolaSport, Sabtu (23/10/2021).

"Perpindahan usia menuju 18 tahun adalah langkah yang cukup besar. Bayangkan saya mungkin mulai balapan pada usia 17 tahun di kejuaraan dunia yang sudah 25 tahun lalu atau 26 tahun lalu. Jadi usia 18 cukup tinggi," tutur Rossi.

Penulis : Kiki Luqman | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
21:00
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19