Kompas TV olahraga kompas sport

PSSI Tunggu Kepastian FIFA dan AFC soal Timnas U-23 Indonesia Tak Bisa Kibarkan Bendera Merah Putih

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 11:57 WIB
pssi-tunggu-kepastian-fifa-dan-afc-soal-timnas-u-23-indonesia-tak-bisa-kibarkan-bendera-merah-putih
Sekjen PSSI Yunus Nusi. (Sumber: PSSI.org)

YOGYAKARTA, KOMPAS.TV - PSSI mengaku belum menerima surat resmi dari FIFA maupun AFC soal larangan mengibarkan bendera merah putih saat laga timnas U-23 Indonesia vs Australia dalam laga Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.

Sekretaris Jendral PSSI Yunus Nusi angkat suara soal kabar pelarangan pengibaran bendera merah putih saat timnas U-23 Indonesia berlaga melawan Australia di Kualifikasi Piala Asia U-23 2022.

Laga antar kedua tim bakal dilaksanakan dua leg, yakni pada 26 dan 29 Oktober 2021.

Dikutip The Asean Football via Bolasport, Sabtu (23/10/2021), timnas U-23 Indonesia dikabarkan tak bisa mengibarkan bendera merah putih berkaitan dengan hukuman yang dijatuhkan WADA (World Anti-Doping Association) baru-baru ini.

Baca Juga: Timnas U23 Raih Hasil Positif Jelang Lawan Australia, Ketum PSSI: Musuh Harus Dihabisi dan Hancurkan

Diketahui, WADA resmi menjatuhkan hukuman kepada Indonesia pada 7 Oktober 2021 karena LADI (Lembaga Anti-Doping Indonesia) masuk daftar tidak patuh dalam penerapan program tes yang efektif.

LADI dihukum bersama dengan Badan Anti-doping Nasional Korea Utara dan Thailand, Federasi Bola Basket Tuna Rungu Internasional dan Federasi Olahraga Gira Internasional.

Hukuman yang dijatuhkan WADA menyatakan Indonesia tidak bisa diberikan hak tuan rumah untuk kejuaraan tingkat regional, kontinental, dunia, atau event yang diselenggarakan oleh Major Event Organizations, selama periode ketidakpatuhan.

Kedua, bendera Indonesia tidak akan dikibarkan pada kejuaraan tingkat regional, kontinental, dunia, atau event yang diselenggarakan oleh Major Event Organizations, selain Olimpiade dan Paralimpiade, untuk edisi berikutnya dari acara olahraga yang dimaksud atau sampai status LADI dipulihkan.

Dalam penerapannya, tim Indonesia tak bisa mengibarkan merah putih saat menjuarai Thomas Cup 2020 pada Minggu (17/10) lalu.

Penulis : Kiki Luqman | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:40
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19