Kompas TV internasional kompas dunia

Israel Tetapkan Enam Organisasi Advokasi Palestina sebagai Kelompok Teroris , AS Minta Klarifikasi

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 11:05 WIB
israel-tetapkan-enam-organisasi-advokasi-palestina-sebagai-kelompok-teroris-as-minta-klarifikasi
Juru bicara Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Ned Price. Washington mengatakan akan meminta klarifikasi dari Israel menyusul penetapan enam organisasi masyarakat sipil Palestina sebagai kelompok "teroris." (Sumber: AP Photo)

WASHINGTON, KOMPAS.TV - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Amerika Serikat (AS) mengatakan akan meminta klarifikasi dari Israel setelah enam organisasi masyarakat sipil Palestina ditetapkan sebagai kelompok “teroris”.

“Kami akan menghubungi mitra-mitra Israel kami untuk informasi lebih banyak tentang dasar penyebutan ini,” kata Juru Bicara Kemlu AS Ned Price, Jumat (22/10/2021), dalam jumpa pers seperti dikutip media Israel, Haaretz.

“Pemerintah Israel tidak memberi kami peringatan lebih dulu.”

“Kami meyakini penghormatan terhadap hak asasi manusia, kebebasan-kebebasan fundamental, dan masyarakat sipil yang kuat adalah sangat penting bagi pemerintahan yang bertanggung jawab dan responsif,” imbuh Price.

Baca Juga: Hamas Ancam Israel, Siap Perang jika Pendudukan Palestina Tak Berakhir

Sebelumnya di hari yang sama, Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menandatangani surat perintah yang menetapkan enam kelompok advokasi sebagai “organisasi teroris.”

Keenam organisasi tersebut adalah Addameer, Komite Serikat Kerja Pertanian, Pusat Riset dan Pembangunan Bisan, Serikat Komite Perempuan Palestina dan Pertahanan untuk Anak-Anak Internasional - Palestina, dan Al-Haq, sebuah organisasi HAM yang bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Organisasi-organisasi ini beroperasi dengan menyamar sebagai ‘organisasi masyarakat sipil’, tapi pada praktiknya adalah dan membentuk lengan kepemimpinan organisasi yang bertujuan menghancurkan Israel sembari terlibat dalam aksi teroris,” tuding Gantz dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Middle East Eye.

Baca Juga: 97 Persen Air Terkontaminasi, Warga Gaza Keracunan Pelan-Pelan

Pernyataan itu menuding organisasi-organisasi tersebut dikendalikan oleh Front Populer untuk Pembebasan Palestina, kelompok perlawanan berpaham Marxist-Leninist, dan mempekerjakan “orang-orang yang terlibat dalam aktivitas teroris.”

Penulis : Edy A. Putra | Editor : Fadhilah

Sumber : Middle East Eye



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:11
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19