Kompas TV regional berita daerah

Arema FC Cabut Laporan Perusakan Bus oleh Oknum Suporter Persebaya

Jumat, 22 Oktober 2021 | 21:23 WIB

MALANG, KOMPAS.TV-Arema FC menyerahkan oknum suporter pelaku perusakan bus kepada manajemen Persebaya, Kamis (21/10/2021) malam.

Manajemen singo edan juga sudah mencabut laporan ke pihak kepolisian.

Perusakan bus Armea FC oleh sejumlah oknum suporter di hotel di Jogjakarta Rabu malam lalu pun berakhir damai. 

Salah satu pelaku yang diamankan polisi, Yoga (14), warga Sidoarjo, diserahkan ke manajemen Persebaya Kamis malam di Polresta Yogyakarta.

Dalam pertemuan tersebut, Arema FC diwakili oleh media officer Arema FC Sudarmaji, dan sekretaris tim Rahmat Taufiq. Sementara perwakilan manajemen Persebaya diwakili oleh asisten managwr Alex Tualeka.

Arema FC menerima permohonan maaf Persebaya atas peristiwa perusakan bus.

“Ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua untuk sama-sama intropeksi, memperbaiki diri, bahwa hal yang perlu dilakukan adalah bagaimana suporter bisa memberikan dukungan secara positif kepada klub” kata Sudarmaji.

Sementara itu manajemen singo edan pun telah mencabut laporan ke kepolisian.

“Dari kami official Persebaya mengucapkan terima kasih pada Arema FC yang sudah berbesar hati tidak melanjutkan proses ini dan dulur-dulur bonek bisa memetik pelajaran ini dari diskusi singkat dengan adik kita, beliau terpengaruh. Dia mengakui kejadian itu beliau di bawah pengaruh minuman keras. Setelah sadar dia mengakui perbuatan itu tidak bisa dibenarkan” terang Alex Tualeka.

Arema FC dan Persebaya berharap agar suporter bisa bijak dalam bersikap, serta ikut berkontribusi memajukan sepak bola dengan tindakan positif.

#perusakanbus #aremafc #persebaya

Penulis : KompasTV Malang

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:08
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19