Kompas TV nasional kesehatan

Dorong Konsultasi Dokter Online, Kemenkes Segera Rampungkan Aturan Rekam Medis Digital Tiap Warga

Jumat, 22 Oktober 2021 | 18:34 WIB
dorong-konsultasi-dokter-online-kemenkes-segera-rampungkan-aturan-rekam-medis-digital-tiap-warga
Ilustrasi jasa konsultasi dokter online atau telemedicine. (Sumber: KompasTV/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kementerian Kesehatan RI memasang target pembuatan aturan mengenai rekam medis atau catatan riwayat kesehatan secara digital selesai pada 2021. Kemenkes ingin setiap warga memiliki rekam medis digital dan dapat mengakses layanan kesehatan lewat telemedicine.

"Target tahun ini kami keluarkan regulasi electronic medical record (e-mr)," ujar Kepala Kantor Transformasi Digital Kemenkes RI Setiaji pada Jumat (22/10/2021), dikutip dari Antara.

Setiaji mengatakan, aturan ini akan menjadi payung hukum untuk menggabungkan layanan medis secara digital atau online dengan konvensional.

Baca Juga: Mahasiswa UGM Bikin Program Pemantauan Gigi Siswa via Aplikasi LINE

Setiaji menyebut, pihaknya ingin menggabungkan catatan riwayat kesehatan dari banyak aplikasi telemedicine atau layanan konsultasi kesehatan online.

Hal ini, kata Setiaji, sebagai upaya mendorong inovasi di berbagai bidang, termasuk pelayanan kesehatan berbasis digital sejak pandemi Covid-19.

"Semua rekam medis tercatat secara digital. Data kesehatan diintegrasikan dari berbagai aplikasi, jadi setiap orang punya personal health record," kata Setiaji.

Nantinya, ia menambahkan, catatan riwayat kesehatan masyarakat tidak hanya tersimpan di fasilitas pelayanan kesehatan konvensional.

Setiaji menyatakan, setiap warga nantinya dapat menyimpan catatan riwayat kesehatan mereka sendiri dalam bentuk rekam medis digital. 

"Semuanya harus bisa terkoneksi sama semua fasilitas layanan kesehatan," ucap Setiaji.

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
11:02
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19