Kompas TV nasional politik

Wakil Ketua Komisi IX Minta Pemerintah Serius Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19

Jumat, 22 Oktober 2021 | 17:07 WIB
wakil-ketua-komisi-ix-minta-pemerintah-serius-antisipasi-gelombang-ketiga-covid-19
Petugas kesehatan membawa pasien suspek COVID-19 ke sebuah rumah sakit dekat Moskow, Rusia, Senin, 11 Oktober 2021. Kasus COVID-19 di Rusia kembali melonjak, bahkan mendekati rekor terburuk yang terjadi pada Desember 2020. (Sumber: Associated Press)

JAKARTA, KOMPAS TV - Wakil Ketua Komisi IX Melki Laka Lena meminta pemerintah untuk serius dalam mengantisipasi potensi terjadinya gelombang ketiga Covid-19 di Indonesia. 

Oleh sebab itu, diharapkan upaya pencegahan harus selalu dilakukan pemerintah dengan selalu menegakkan protokol kesehatan secara baik dan tegas di setiap aktivitas masyarakat.

Baca Juga: 14 Siswa dan Guru di Bandung Terkonfirmasi Positif Covid-19 Usai Tes PCR Acak di Sekolah

"Tentu kalau kita bicara potensi gelombang ketiga itu hal yang pasti terjadi kalau kita tidak melakukan pencegahan dengan baik," kata Melki di Jakarta, Jumat (22/10/2021). 

Politikus Partai Golkar itu mendesak pemerintah membuat regulasi dalam rangka pencegahan gelombang ketiga dengan mengikutsertakan masyarakat.

Selain itu, dibutuhkan juga peran serta dari masyarakat dalam membantu pemerintah mencegah terjadinya gelombang ketiga tersebut. 

"Saya kira kembali kepada kita harus membuat aturan yang mana kita sama sama sepakati baik pemerintah maupun masyarakat," ujarnya.

Ia menilai kini masyarakat sudah lebih tertib dalam menjalankan protokol kesehatan. Jika dibanding awal pandemi kondisi tersebut jauh berbeda.

"Di awal-awal pandemi kita belum tertib tapi sekarang jauh lebih tertib. Masyarakat kita sadar bahwa urusan pandemi ini butuh kerja sama kita semua. Sekali lagi pemerintah bisa membuat berbagai aturan yang baik," ucapnya.

Baca Juga: Update Corona 18 Oktober: Pasien Sembuh dari Covid-19 Bertambah 1.014 Orang

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
15:59
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19