Kompas TV internasional kompas dunia

Kesal Diminta Pakai Masker, Miliuner Suruh Pegawai Bank Hitung Uang Miliaran dengan Tangan

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:13 WIB
kesal-diminta-pakai-masker-miliuner-suruh-pegawai-bank-hitung-uang-miliaran-dengan-tangan
Uang miliaran rupiah milik miliuner China yang hanya diketahui bernama Sunwear yang tengah dihitung dengan tangan oleh pegawai bank setelah ia merasa kesal dipaksa memakai masker. (Sumber: Asian News Via Daily Star)

SHANGHAI, KOMPAS.TV - Seorang miliuner yang kesal diminta memakai masker menyuruh pegawai bank untuk menghitung uang miliaran miliknya dengan tangan.

Miliuner yang hanya diketahui sebagai Sunwear di media sosial Weibo, mengambil langkah drastis setelah merasa kesal dengan teguran agar ia memakai masker.

Sunwear kemudian mengambil uang sebanyak 5 juta yuan atau setara Rp11 miliar, dan menyuruh mereka untuk menghitungnya dengan tangan.

Insiden tersebut terjadi di Bank of Shanghai, Jalan Hongmei, Shanghai, dan diungkapkan Sunwear di Weibo.

Baca Juga: Biden Tegaskan Tak Takut China, Siap Bantu Taiwan Pertahankan Kedaulatan

Dikutip dari Daily Star, Sunwear menegaskan ia berencana untuk kembali ke bank setiap hari hingga seluruh tabungannya dipindahkan.

Staf bank harus melakukan penghitungan manual, yaitu dengan tangan pada hari pertama miliuner itu memutuskan mengambil semua uangnya.

Mereka pun dipastikan harus kembali melakukan hal yang sama hingga semua dananya ditarik dari bank tersebut.

Pada postingannya di Weibo, miliuner yang nama aslinya tak diungkapkan tersebut, mengatakan kekecewaannya pada layanan bank, meski tak menjelaskan layanan yang seperti apa.

Pihak bank pun menjelaskan bahwa itu hanyalah ketika pihak keamanan memintanya untuk memakai masker.

Penulis : Haryo Jati | Editor : Desy Afrianti

Sumber : Daily Star


BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
14:45
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19