Kompas TV feature tips, trik, dan tutorial

Wow, Ilmuwan Ciptakan Kayu yang Lebih Tajam dari Pisau Besi

Jumat, 22 Oktober 2021 | 16:17 WIB
wow-ilmuwan-ciptakan-kayu-yang-lebih-tajam-dari-pisau-besi
Ilustrasi pisau kayu yang lebih tajam dari pisau besi. (Sumber: cnet.com)

SOLO, KOMPAS.TV - Alat-alat dapur seperti pisau biasanya terbuat dari baja atau stainless steel. Akan tetapi, ilmuwan ternyata telah menciptakan kayu yang lebih tajam dari pisau besi.

Hal ini dapat diketahui lewat laporan penelitian di Journal Matter. Dalam laporan itu, enam ilmuwan diketahui berhasil menciptakan pisau kayu yang tiga kali lebih tajam dari pisau stainless steel.

Teng Li, salah satu anggota tim peneliti mengatakan, pisau kayu ini dapat memotong dengan mudah steak medium-well done atau dengan tingkat kematangan sedang.

Baca Juga: Peneliti Asal Amerika Temukan Cat Paling Putih di Dunia, Bisa Dinginkan Ruangan dan Gantikan AC

Ia juga menyebut, pisau kayu ini bukan alat sekali pakai, sehingga dapat digunakan berkali-kali.

"Pisau ini juga dapat digunakan berkali-kali jika Anda melapisinya kembali, mengasahnya, dan melakukan perawatan rutin yang sama," ujar peneliti dari Universitas Maryland, Amerika Serikat itu seperti dilansir dari Cnet.

Alat makan dari kayu sebenarnya bukan ide baru. Akan tetapi, Teng Li dan timnya berhasil mengembangkan metode untuk mengeraskan kayu untuk dijadikan pisau.

Pisau kayu ciptaan tim itu memiliki tingkat kekerasan hingga 23 kali lipat dari pisau besi biasa.

Laporan penelitian mereka menjelaskan, pisau kayu itu dapat menjadi sangat keras karena tim peneliti dapat mempertahankan tingkat selulosa yang lebih tinggi pada kayu.

Perlu diketahui, kayu biasanya hanya mengandung sekitar 50 persen selulosa yang membuatnya tetap solid. Akan tetapi, ada sejumlah molekul lain yang lemah dalam kayu. 

Penulis : Ahmad Zuhad | Editor : Edy A. Putra

Sumber : cnet.com



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
07:13
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19