Kompas TV nasional peristiwa

Waspada Lilitan Utang Pinjaman Online Ilegal, Polisi Gencar Berantas Kantor Pinjol Ilegal

Jumat, 22 Oktober 2021 | 15:00 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kasus pinjaman online ilegal di Yogyakarta bermula dari jerat penagih pinjaman terhadap warga Jawa Barat.

Setelah ditelusuri, Polda Jawa Barat menemukan penggerak kantor pinjaman online berada di Yogyakarta.

Ada 8 orang yang menjadi tersangka, dari penggerebekan kantor pinjaman online di Yogyakarta.

Perannya berbeda-beda, mulai dari direktur hingga penagih pinjaman.

Semua tersangka selain dijerat dengan pelanggaran undang-undang informasi dan transaksi elektronik, juga dengan pemerasan serta pengancaman.

Dari kasus jerat pinjaman online ilegal di Jawa Barat yang berkantor di Sleman, Yogyakarta, polisi menangkap 80 orang.

Barang bukti yang disita berupa 8 unit telepon seluler, 5 unit laptop, 15 unit sim card, dan 99 unit komputer.

Jerat pinjaman online juga terjadi pada satu keluarga asal Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.

Awalnya mereka tergiur berutang Rp2 juta di salah satu aplikasi, pada 3 bulan lalu.

Kini mereka telah berutang ke 20 aplikasi, dengan total puluhan juta rupiah.

Akibatnya, mereka dihadapkan dengan penagihan dengan ancaman kekerasan.

Jerat pinjaman online telah terjadi dalam rentang waktu setahun terakhir saat pandemi terjadi.

Tapi polisi baru menindak, setelah Presiden Joko Widodo menegur aparat atas laporan otoritas jasa keuangan.

Kapolri akhirnya memerintahkan anak buahnya menangkapi para pengelola pinjaman online.

Dari sepekan penangkapan, polisi menahan 45 tersangka kasus pinjaman online ilegal.

Penangkapan dilakukan dalam periode, 12 hingga 19 Oktober 2021.

Ratusan orang ditangkap, puluhan jadi tersangka.

Tapi hingga sekarang, polisi belum juga menangkap para pemilik pinjaman online. 

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:23
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19