Kompas TV bisnis kebijakan

Aturan Baru, Calon Penumpang Pesawat Wajib Tes PCR Berlaku Mulai 24 Oktober

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:53 WIB
aturan-baru-calon-penumpang-pesawat-wajib-tes-pcr-berlaku-mulai-24-oktober
Ilustrasi pemeriksaan Covid-19 dengan tes PCR. Mulai 24 Oktober 2021, calon penumpang pesawat terbang wajib membawa hasil negatif tes PCR. (Sumber: Kompastv/Ant)

JAKARTA, KOMPAS.TV – Secara resmi calon penumpang pesawat terbang wajib membawa hasil negatif tes Covid-19 dengan PCR yang diberlakukan mulai 24 Oktober 2021.

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Perhubungan nomor 88 tahun 2021 yang telah disahkan kemarin, Kamis (21/10/2021).

"Berdasarkan SE tersebut (aturan perjalanan terbaru) berlaku per 24 Oktober 2021," terang Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta M Holik Muardi, yang dikutip dari Kompas.com pada Jumat (22/10/2021).

Selama ini, aturan perjalanan penumpang pesawat terbang cukup melampirkan hasil negatif tes Covid-19 dengan uji antigen. Kini, aturan perjalanan dengan pesawat terbang diperketat seiring kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) diperpanjang 19 Oktober hingga 1 November 2021.

Adapun, aturan perjalanan penumpang pesawat terbang membawa tes PCR itu berlaku untuk rute penerbangan daerah Jawa-Bali yang sudah menerima vaksin Covid-19 dosis lengkap atau dua kali.

Baca Juga: Ini Tarif PCR yang Diwajibkan untuk Naik Pesawat di Aturan Baru PPKM

Hingga saat ini, Holik menyampaikan, pihaknya masih menyosialisasikan peraturan tersebut kepada para penumpang yang berangkat dari Soekarno-Hatta.

"Karena masih masa transisi selama tiga hari, kami gunakan untuk gencar sosialisasi kepada calon penumpang atau masyarakat," katanya.

Hal tersebut juga dikonfirmasi oleh Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati yang menyampaikan  dalam aturan tersebut, kapasitas penumpang di pesawat diizinkan lebih dari 70 persen.

Selain itu, kapasitas bandar udara juga ditetapkan maksimal 70 persen dari jumlah penumpang waktu sibuk di masa normal.

Penulis : Fransisca Natalia | Editor : Edy A. Putra

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
05:38
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19