Kompas TV regional update

Bocah SD Korban Aniaya Temannya Alami Cedera Tulang Leher, Terancam Lumpuh Total!

Jumat, 22 Oktober 2021 | 09:25 WIB

MUSI RAWAS, KOMPASS.TV - Seorang bocah sekolah dasar di Musi Rawas, Sumatera Selatan diduga menjadi korban penganiayaan teman sekolahnya hingga terancam lumpuh total.

Polisi masih menelusuri pengeroyokan siswa sekolah dasar di Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Korban diduga dikeroyok oleh sesama teman sekolahnya.

Penelusuran polisi dilakukan sejak keluarga korban melapor atas kejadian tersebut. 

Korban merupakan siswa SD Negeri di Desa Lubuk Ngin, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan.

Diduga ia dikeroyok teman-temannya saat sedang berada di lingkungan sekolah.

Baca Juga: Dugaan Kasus Penganiayaan Siswa SD, Polisi Periksa 4 Saksi

Kronologis berdasarkan pemeriksaan, permasalahan dimulai karena ketersinggungan dari pelaku dan korban. 

Pelaku sempat menanyakan letak kelas ipa kepada korban karena pelaku tidak naik kelas. 

Ketika korban mengantar pelaku ke kelas 3 timbulah ketersinggungan pelaku ke korban dan akhirnya dilakukanlah pengeroyokan dan pemukulan.

Diduga pengeroyokan dilakukan oleh 4 orang siswa dan salah satunya si pelaku yang berinisial R. 

Usai kejadian korban sempat dibawa ke Puskesmas  oleh para guru namun karena kondisi kritis, korban kemudian dirujuk ke ICU Rumah Sakit Dokter Sobirin, Musi Rawas.

Korban kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Mohammad Hosein Palembang untuk mendapat perawatan intensif.

Dokter menyebut korban mengalami kelumpuhan total di bagian tubuh dan kaki akibat cedera serius di tulang leher.

Menurut dokter tingkat kesembuhan korban hanya 7% - 20%. 

Baca Juga: Cedera di Bagian Vital Leher, Anak SD Korban Penganiayaan Masuk ICU
 

Penulis : Shinta Milenia

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
01:28
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19