Kompas TV regional hukum

Dugaan Kasus Penganiayaan Siswa SD, Polisi Periksa 4 Saksi

Jumat, 22 Oktober 2021 | 08:12 WIB

KOMPAS.TV - Polisi telah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi atas kasus dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan seorang anak SMA kepada bocah SD hingga korban mengalami luka melepuh.

Polisi harus bekerja ekstra hati-hati karena kedua pihak yang terlibat merupakan anak di bawah umur.

Laporan ayah korban penganiayaan di Cirebon Jawa Barat, kembali ditindaklanjuti.

Jajaran unit perlindungan perempuan dan anak, Reskrim Polres Cirebon Kota melakukan gelar perkara tahap pertama.

Kasus ini bermula saat korban yang berusia 8 tahun diduga mengalami tindak kekerasan oleh tetangga hingga mengalami luka melepuh dan memar.

Belum diketahui pasti penyebab pelaku melakukan kekerasan.

Tak hanya luka fisik, korban kini mengalami trauma atas peristiwa  itu.

Baca Juga: Anak SD Lumpuh Total Akibat Dianiaya Teman Sekolah

Sedih melihat kondisi anak yang babak belur, orangtua korban lantas melapor ke polisi dan KPAI Kabupaten Cirebon.

Korban diduga kerap mendapat tindakan kekerasan dari tetangganya yang masih duduk di bangku SMA.  

Polisi pun sudah memeriksa empat orang saksi, namun mereka mengaku sangat berhati-hati dalam kasus ini karena korban dan terduga pelaku masih di bawah umur.

Selain keadilan di depan hukum, orangtua korban juga meminta bantuan dari KPAI untuk mendampingi sang anak agar dapat menghilangkan trauma yang dialami.

Penulis : Luthfan

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:37
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19