Kompas TV nasional hukum

Usai Rachel Vennya Diperiksa, Polda Metro Bakal Lakukan Gelar Perkara

Kamis, 21 Oktober 2021 | 23:03 WIB
usai-rachel-vennya-diperiksa-polda-metro-bakal-lakukan-gelar-perkara
Polda Metro Jaya bakal lakukan gelar perkara kasus kaburnya Rachel Vennya dari Karantina di Wisma Atlet.  (Sumber: Instagram/@rachelvennya)

JAKRTA, KOMPAS.TV - Selebgram Rachel Vennya memenuhi panggilan pemeriksaan di Polda Metro Jaya, Kamis (21/10/2021).

Adapun undangan pemeriksaan tersebut terkait dugaan pelanggaran pelanggaran protokol kesehatan. 

Setelah mengambil keterangan hari ini, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan pihaknya bakal segera menggelar perkara kasus dugaan kaburnya mereka bertiga dari RSDC Wisma Atlet Pademangan.

"Karena ini masih penyelidikan, masih kita ambil keterangan saksi nanti. Setelah itu kita akan gelar perkara," kata Yusri di Jakarta, seperti yang dikutip dari ANTARA, Kamis. 

Dia menambahkan, gelar perkara diselenggarakan oleh penyidik untuk menemukan terpenuhi atau tidaknya unsur pidana dalam laporan tersebut.

"Kan masih lidik. Masih penyelidikan. Tugas penyelidik mencari apakah ada dugaan pidana di situ," ujarnya.

Menurut penjelasannya, penyelidikan kasus tersebut dapat dihentikan jika tidak ditemukan unsur pidana. 

Namun, dia menekankan kasus juga dapat ditingkatkan ke tahap penyidikan yang dilanjutkan dengan gelar perkara untuk penetapan tersangka, apabila tidak ditemukan unsur pidana.

Lebih lanjut, Yusri mengatakan terdapat dua dugaan pasal yang dilanggar oleh Rachel Vennya terkait tindakannya kabur dari proses isolasi usai berlibur dari luar negeri.

Baca Juga: Kodam Jaya Bantah Rachel Vennya Tak Pernah Diisolasi di Wisma Atlet: Dia Datang, tapi Keluar Lagi

Penulis : Isnaya Helmi | Editor : Hariyanto Kurniawan

Sumber : Antara



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
17:21
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19