Kompas TV entertainment selebriti

Ancaman 1 Tahun Penjara Menanti Rachel Vennya karena Kabur saat Karantina

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:58 WIB
ancaman-1-tahun-penjara-menanti-rachel-vennya-karena-kabur-saat-karantina
Rachel Vennya penuhi panggilan Polda Metro Jaya untuk dimintai klarifikasi terkait tindakannya kabur dari karantina Wisma Atlet Pademangan usai berlibur dari Amerika Serikat, Kamis (21/10/2021). (Sumber: ANTARA/Fianda Sjofjan Rassat)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan, selebgram Rachel Vennya terancam satu tahun pidana penjara, Kamis (21/10/2021).

Pihak kepolisian menjerat selebgram dengan jutaan pengikut di media sosial itu dengan Pasal 93 Undang Undang RI Nomor 6 Tahun 18 tentang Karantina Kesehatan dan Pasal 14 Undang Undang Nomor 4 Tahun 1984 tentang Wabah Penyakit.

"Ancamannya satu tahun penjara. Karena ini masih tahap penyelidikan, kita masih memeriksa keterangan saksi-saksi lagi," jelas Yusri dikutip dari Kompas.com, Kamis.

Selain melakukan pemeriksaan terhadap Rachel Vennya hari ini, kepolisian juga memeriksa Salim Nauderer (kekasih) dan Maulida Khairunnia (manajer).

Baca Juga: Penampakan Rachel Vennya Tertunduk Tiba di Polda Metro Jalani Pemeriksaan Kasus Kabur Karantina

Kedua sosok itu disebut turut ikut kabur saat melakukan kewajiban karantina seusai melancong dari Amerika Serikat.

Kepada publik, Yusri meminta untuk bersabar atas hasil pemeriksaan selebgram dan dua orang tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Rachel Vennya dikonfirmasi telah kabur dari karantina setelah pergi dari Amerika Serikat.

Aksi tersebut rupanya dibantu oleh dua anggota Tentara Nasional Indonesia yang tengah bertugas sebagai Pengamanan Satgas Covid-19 di Bandara Soekarno Hatta dan Wisma Atlet.

Baca Juga: Fakta Baru, Anggota TNI yang Bantu Rachel Vennya Kabur dari Karantina Jadi 2 Orang

Penulis : Danang Suryo | Editor : Vyara Lestari

Sumber : Kompas.com



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
18:32
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19