Kompas TV nasional politik

Ibas: Saya Prihatin Lihat Rakyat Masih Sulit Hidupnya

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:43 WIB
ibas-saya-prihatin-lihat-rakyat-masih-sulit-hidupnya
Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Edhie Baskoro Yudhoyono  (Sumber: Tribunnews-)
 

JAKARTA, KOMPAS TV - Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono menyatakan, dirinya tak tega bila melihat rakyat yang kini hidupnya masih sulit akibat dampak dari adanya pandemi Covid-19 di Indonesia. 

Ia mengaku akan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat agar pemerintah dalam menggunakan APBN lebih mengutamakan kepentingan rakyat. Sehingga, masyarakat akan merasakan kehadiran pemerintah di masa-masa sulit seperti ini.

Baca Juga: Demokrat Angkat Bicara Terkait Pernyataan Ibas Soal 'Failed Nation'

"Sebagai wakil rakyat, tentunya saya merasa prihatin mendengar saudara-saudara kita yang masih terasa sulit hidupnya akibat dampak pandemi yang cukup panjang," kata pria yang karib disapa Ibas seperti dikutip dari laman demokrat.or.id, Kamis (21/10/2021). 

Menurut dia, sudah tugas dan kewajiban negara untuk terus memperhatikan rakyatnya.

"Saya selalu mengatakan dan menyerukan kepada pemerintah, tolong perhatikan masyarakat kita di mana pun mereka berada. Tolong bantu rakyat kita, termasuk yang ada di dapil,” ujarnya. 

Ia menyebut, meski kini kondisi pendapatan keuangan negara sedang mengalami penurunan, tapi itu bukan berarti kalau masyarakat juga harus ikut menderita karena tak ada bantuan dari pemerintah.

"Negara bisa saja kempes sedikit kantongnya, tapi jangan sampai rakyat yang kempes kantongnya. Bantu mereka dengan segenap bantuan perlindungan sosial, seperti bantuan tunai, sembako, dan lain sebagainya,” kata dia.

Baca Juga: Kader Demokrat Ikut KLB Deli Serdang Balik Badan Dukung AHY Gara-gara "Iming-iming" Duit Rp100 Juta

Meski begitu, anggota Komisi VI DPR RI mengajak masyarakat untuk tetap bersyukur. Dirinya berharap Indonesia bisa segera bebas dari badai pandemi Covid-19.

Penulis : Fadel Prayoga | Editor : Iman Firdaus

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Kesehatan

Cara Awal Mendeteksi Pembengkakan Jantung

Sabtu, 27 November 2021 | 16:34 WIB
Close Ads x
NEWSTICKER
16:41
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19