Kompas TV nasional politik

Survei Dua Tahun Masa Jabatan Jokowi-Ma'ruf Amin, Tingkat Kepuasan Publik Menurun

Kamis, 21 Oktober 2021 | 14:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.TV -  Masa jabatan pemerintahan Joko Widodo-Ma'ruf Amin, telah berusia dua tahun.

Litbang Kompas melakukan survei, untuk mengetahui penilaian publik, terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.

Survei Litbang Kompas di bulan Oktober 2021 menunjukkan, terjadi penurunan tingkat kepuasan publik.

Sebanyak 66,4 persen responden menyatakan puas, terhadap kinerja Jokowi.

Turun 2,7 persen, jika dibandingkan hasil survei pada April 2021.

Yang paling terlihat, di bidang politik keamanan.

Karena kepuasan publik menurun, dari 77 persen, menjadi 70,8 persen.

Kemudian di bidang hukum, tingkat kepuasan juga turun, dari 65,6 persen pada April 2021, menjadi 60,6 persen pada Oktober.

Tapi, di bidang ekonomi, kepuasan publik naik di angka 58,7 persen, naik sekitar satu persen, dibandingkan periode April, 57,8 persen.

Tapi berbeda dengan jajak pendapat, yang relatif dipandang baik oleh publik.

Di masyarakat, dua tahun Jokowi-Ma'ruf disambut kritik, dengan demonstrasi mahasiswa.

Di Gowa, Sulawesi Selatan, puluhan mahasiswa berunjuk rasa, memblokade jalan dan menyebabkan kemacetan lalu lintas. Unjuk rasa berakhir ricuh.

Di Cirebon, Jawa Barat, blokade jalan juga dilakukan mahasiswa.

Sementara di Bandung, juga Jawa Barat, mahasiswa memberi rapor merah buat kinerja Jokowi-Ma'ruf.

Selain mahasiswa, kritik juga disampaikan Amnesty International Indonesia.

Direktur Eksekutifnya, Usman Hamid menyoroti penegakan HAM dan hukum yang belum dapat diwujudkan hingga kini.

Soal kritik dan hasil survei, kata Fajrul Rahman, Juru Bicara Presiden, adalah hal biasa.

Yang pasti, kata Fajrul, banyak sekali keberhasilan yang dicapai pemerintahan Jokowi-Ma'ruf dalam dua tahun terakhir.

Memang, bila melirik jajak pendapat, kinerja Jokowi hingga 7 tahun memerintah Indonesia, rata-rata senantiasa di angka 60 persen.

Ini ukuran, bahwa publik, meski kritis tapi masih menilai kinerja Jokowi-Ma'ruf dan para menterinya, relatif baik.

Penulis : Dea Davina

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
08:15
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19