Kompas TV nasional peristiwa

Ini Alasan Yoris dan Danu Akhirnya Gunakan Jasa Pengacara Terkait Pembunuhan Subang

Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:03 WIB

SUBANG, KOMPAS.TV - Setelah dua bulan lebih jalani proses penyelidikan sebagai saksi, akhirnya Yoris dan Danu resmi didampingi kuasa hukum.

Hal ini dilakukan pihak keluarga karena mereka merasa sudah tertekan terlebih banyak pihak yang mulai mengarah mencurigainya.

Tim kuasa hukum menyebut awalnya memang keduanya tidak ingin menggunakan jasa kuasa hukum. Karena selama dua bulan jalani proses penyelidikan sebagai saksi awalnya berjalan baik dan santai karena keduanya merasa tidak bersalah.

Namun belakangan mereka merasakan tekanan luar biasa dan mulai ketakutan karena mulai banyak pihak yang mendukung dan menyudutkan mereka. Sehingga mereka merasa syok secara psikologis.

Baca Juga: Yoris dan Danu Resmi Gunakan Jasa Pengacara Terkait Pembunuhan Ibu-Anak Subang

Untuk itu mereka mencari perlindungan agar hak-haknya sebagai manusia bisa terlindungi di mata hukum.

Sementara itu hingga dua bulan lebih pasca peristiwa pembunuhan ibu dan anak di Subang, Jawa Barat polisi belum juga bisa mengungkap siapa dalang atau pun pelakunya.

Meski demikian pihak kepolisian terus melakukan berbagai upaya penyelidikan.

Video Editor: Faqih Fisabilillah

Penulis : Theo Reza

Sumber : Kompas TV



BERITA LAINNYA


Close Ads x
NEWSTICKER
09:49
LINTASAN BALAP MOBIL TERTUA DI JERMAN, SIRKUIT F1 NURBURGRING, JADI PUSAT LOGISTIK BANTUAN BANJIR   MANTAN ANGGOTA DPRD KERINCI, JAMBI, YUSUF SAGORO, DITANGKAP SETELAH 13 TAHUN JADI BURONAN KASUS KORUPSI   SEBANYAK 23,8 TON IKAN NILA DI KERAMBA JARING APUNG DANAU BATUR, BANGLI, BALI, MATI AKIBAT KERACUNAN BELERANG   TAMAN NASIONAL ALAS PURWO DI BANYUWANGI, JATIM, PERPANJANG MASA PENUTUPANNYA HINGGA 25 JULI 2021   PENUTUPAN 8 RUAS JALAN UTAMA DI SOLO DIPERPANJANG HINGGA 25 JULI 2021 SEIRING PENERAPAN PPKM   PEMKAB PURBALINGGA UBAH RSUD GOETENG TAROENADIBRATA JADI RS KHUSUS COVID-19, DAYA TAMPUNG MENCAPAI 232 PASIEN   MENKO MARVES LUHUT BINSAR PANDJAITAN OPTIMISTIS KEKEBALAN KELOMPOK BISA TERCAPAI PADA AKHIR TAHUN INI   PEMKOT BEKASI TUNGGAK INSENTIF TENAGA KESEHATAN DI DINKES YANG TANGANI COVID-19 PERIODE JANUARI-MEI 2021   SEBANYAK 22 KG ORGAN HEWAN KURBAN TAK LAYAK KONSUMSI DI JAKARTA PUSAT DIMUSNAHKAN PETUGAS   KREMATORIUM UNTUK JENAZAH COVID-19 DI TPU TEGAL ALUR, JAKBAR, DITARGETKAN BISA DIGUNAKAN PADA JUMAT, 23 JULI 2021   SEKJEN DPR INDRA ISKANDAR SEBUT 511 ORANG DI DPR POSITIF TERINFEKSI COVID-19, 346 DI ANTARNYA TELAH NEGATIF   RANGKAP JABATAN SEBAGAI KOMISARIS DI SALAH SATU PERUSAHAAN BUMN, REKTOR UI ARI KUNCORO PUNYA HARTA KEKAYAAN RP 52,4 M   TEMUKAN MALAADMINISTRASI PROSES TWK, OMBUDSMAN RI: KPK HARUS KOREKSI PROSES ALIH STATUS PEGAWAI KPK   KAPOLRI JENDERAL LISTYO SIGIT PRABOWO MINTA JAJARANNYA BANTU PERCEPAT PENYALURAN BANSOS SELAMA PANDEMI COVID-19